Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

RS Pandan Arang Kurangi Bangsal Khusus Covid, Pasien Tinggal Satu

Damianus Bram • Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:15 WIB
VITAL: Rumah Sakit Umum Pandan Arang (RSUPA) naik menjadi rumah sakit tipe B. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
VITAL: Rumah Sakit Umum Pandan Arang (RSUPA) naik menjadi rumah sakit tipe B. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
BOYOLALI Sejumlah bangsal khusus Covid-19 Rumah Sakit Pandan Arang (RSPA) Boyolali mulai dialihkan untuk pasien umum sepekan terakhir. Menyusul menurunnya kasus positif Covid-19 di Kota Susu.

Pantauan di paviliun RSPA, dinding pemisah antara jalan dan bangsal Kanwa sudah hilang. Sebelumnya, bangsal Kanwa digunakan untuk pasien Covid-19 dengan kapasitas 35 tempat tidur. Bangsal Kanwa kini dialihkan kembali menjadi pelayanan pasien umum. Beberapa pasien non Covid-19 tampak menempati bangsal Kanwa.

Direktur RSPA Boyolali F.X. Kristandyoko mengungkapkan, sejak Agustus lalu pasien Covid-19 yang dirawat mulai melandai. Saat ini tinggal satu pasien yang masih dirawat di ruang ICU RSPA dengan kondisi cukup baik. Sedangkan bangsal Covid-19 lainnya sudah kosong sejak tiga minggu terakhir.

”Untuk bangsal Picu Nicu, dan Brotowali 1 sudah tidak ada pasien Covid-19. Maka ada perubahan tempat tidur yang sebelumnya untuk Covid-19 dijadikan untuk umum kembali,” jelasnya saat ditemui di lokasi, kemarin (12/10).

Saat ini, tak hanya bangsal yang dialihkan saja. Namun, ada perubahan TT di tiap ruangan untuk kenyamanan pasien. Satu ruang yang biasanya diisi dua tempat tidur kini menjadi 1 tempat tidur dengan fasilitas semula. Kris mengaku langkah ini sekaligus upaya preventif kalau ada pasien Covid-19. Meski sudah ada screening awal di IGD.

Bangsal Kanwa dialihkan untuk pasien umum dengan tipe kelas 1 dan VIP. Ada 17 tempat tidur untuk tipe kelas 1. Beberapa ruangan juga masih dalam perbaikan. Sampai saat ini sudah ada enam pasien yang menempati bangsal Kanwa. Meski demikian, kesiapan untuk pasien Covid-19 tetap disediakan.

”Kami ada perubahan kebijakan (pengalihan tempat tidur untuk umum,Red). Namun, kami tetap ada kesiapan sehingga tetap ada manajemen risiko di RSPA untuk penyakit menular. Bangsal Brotowali 1 tetap kami fungsikan untuk pasien Covid-19 dengan 18 tempat tidur,” terangnya.

Tak hanya itu, Brotowali 1 atau RSDC isolasi terpusat (Isoter) di Kemiri Mojosongo tetap difungsikan. Meski nol pasien sejak sebulan terakhir, hal tersebut untuk mengantisipasi ketika ada pasien yang masuk.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Keperawatan dan Pelayanan Kebidanan RSPA Darmawan mengatakan sebelum pengalihan bangsal Covid-19 untuk umum ini sudah dipersiapkan matang. Sterilisasi ruangan telah dilakukan dengan pengosongan ruangan selama lima hari. Dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan berulangkali.

”Kami siapkan termasuk sterilisasi ruangan. Memastikan semua aman. Kami juga mengganti semua gorden, tempat tidur dan fasilitas ruangan lainnya. Sudah dipastikan aman dari paparan,” jelasnya. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#RS Pandan Arang Kurangi Bangsal Khusus Covid #Rumah Sakit Pandan Arang #pasien covid-19 berkurang