Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Ramai, Pengunjung Wajib Booking Online

Damianus Bram • Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:15 WIB
BERGELIAT LAGI: Taman bertema labirin di Kebun Raya Indrokilo Boyolali menarik perhatian pengunjung di hari pertama objek wisata ini dibuka kemarin (18/10). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
BERGELIAT LAGI: Taman bertema labirin di Kebun Raya Indrokilo Boyolali menarik perhatian pengunjung di hari pertama objek wisata ini dibuka kemarin (18/10). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
BOYOLALI – Masyarakat sudah tak sabar menikmati keindahan objek wisata di Boyolali. Buktinya, begitu dibuka kemarin, pengunjung Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB) cukup ramai. Pengunjung wajib booking online dulu dan menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.

Pada pembukaan perdana KRIB, ada tema labirin berbentuk gunungan wayang. Tema labirin ini cukup dinantikan oleh pengunjung. Selain itu ada juga wahana bermain anak dan penyewaan sepeda. Pada pembukaan pertama KRIB langsung diserbu 101 orang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali Lusia Dyah Suciati mengatakan, meski berada di level 2 pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), KRIB tetap melakukan pembatasan pengunjung. KRIB dibuka tiap Senin-Jumat dengan pembatasan tiga sif perhari. Satu sif dibatasi maksimal 200 pengunjung.

Pembagian sif yang diberlakukan yakni, sif pertama mulai 08.00-11.00, sif kedua mulai 11.00-13.00 dan sif ketiga mulai 13.00-15.00. Sedangkan akhir pekan dan hari libur tutup. Guna mengantisipasi luapam pengunjung. Selain itu, pegunjung juga difasilitasi dengan persewaan 80 sepeda onthel dengan tarif sewa yang terjangkau.

“Kami hanya buka di hari kerja. Karena sifatnya masih uji coba pembukaan. Biasanya ketika Sabtu-Minggu itu pengunjung membludak dan rawan kerumunan. Kami mengantisipasi itu. Jangan sampai ada paparan di KRIB," terangnya, Senin (18/10).

Lusi menambahkan, pengetatan protokol kesehatan (prokes) tetap dijalankan. Pengunjung wajib mengenakan masker dan menjaga jarak. Meski tak ada batasan usia, namun, hanya pengunjung yang telah memiliki sertifikat vaksin saja yang diizinkan masuk. KRIB hanya membuka satu pintu utara untuk akses masuk.

Reservasi wajin dilakukan secara online. Pengunjung harus booking tiket lewat aplikasi Siboy. Baru setelahnya dilakukan pengecekan suhu dan wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Dengan demikian, Lusi memastikan anak di bawah 12 tahun tidak bisa berkunjung ke KRIB. Tak hanya itu, KRIB juga menyediakan temoat cuci tangan dengan sabun ditiap taman tema.

"Akan kami lihat dulu perkembangan situasinya. Kami uji coba dulu karena status level 2 itu baru sejak 5 November. Jadi kami coba sebulan dulu. Kalau level aman dan turun ke level 1, pembukaan KRIB diakhir pekan bisa dipertimbangkan," bebernya.

Terkait retribusi, Lusi mengatakan, perda mengenai harga tiket masuk sebesar Rp 5 ribu sudah jadi. Namun, masih dalam penyempurnaan dari evaluasi Kemenkeu dan Kemendagri. Sehingga penarikan retribusi KRIB belum diberlakukan alias masih gratis.

"Sampai sore ini sudah ada 101 pengunjung. Mereka booking online semua. Selain itu kami juga melengkapi tema tanaman. Dari target 9 tema baru ada 7 tema. Dan 2022 akan kami lengkapi," terangnya. (rgl/bun/dam) Editor : Damianus Bram
#Wajib Booking Online di Tempat Wisata #Tunjukkan Kartu Vaksin di Tempat Wisata #kebun raya indrokilo boyolali