Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Suripto, Satpam yang Tewas di Tangan Perampok Membuat Tetangga Haru

Damianus Bram • Rabu, 17 November 2021 | 14:30 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah korban dugaan perampokan di gudang diatribusi rokok di Serengan. (ANTONIUS C/RADAR SOLO)
Petugas mengevakuasi jenazah korban dugaan perampokan di gudang diatribusi rokok di Serengan. (ANTONIUS C/RADAR SOLO)
BOYOLALI - Tak ada yang mengira, Senin pagi (15/11), menjadi hari terakhir Suripto bertugas. Harusnya, hari itu menjadi hari libur Suripto untuk menemani istri dan anaknya. Namun takdir Tuhan berkata lain. Dia tewas diduga dihabisi perampok di tempat kerjanya.

Ingatan Miftagwin, kepala Dusun 1, Desa/Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, masih melekat melihat keseharian Suripto. Kepribadian yang ramah dan aktif dalam kegiatan masyarakat membuat dia banyak teman. Apalagi bapak satu anak ini juga dikenal dengan hobi bermain layangan.

"Seharusnya liburnya Senin kemarin. Biasanya dapat libur dua hari sekali. Kalau libur ya pilih berkumpul sama anak dan istrinya, Harni. Kalau anaknya masih usia lima tahun," ujar Miftagwin, Selasa (16/11).

Suripto juga dikenal baik di masyarakat. Dia aktif mengikuti kegiatan sosial dan sangat ramah dengan tetangga sekitar. Dia juga dikenal hobi bermain layang-layang. Ketika libur tiba, akan dimanfaatkan untuk bermain layang-layang di area persawahan. Layangan itu juga hasil kreasi Suripto sendiri.

Menurut Miftagwin, Suripto bisa menghabiskan waktu dari sore sampai malam untuk bermain layangan. Kini, keluarga hanya bisa pasrah dan berharap polisi segera menangkap pelaku yang menghabisi nyawa dia. Karena korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi janggal saat menjalankan tugasnya sebagai satpam di sebuah gudang di Solo.

"Kami membantu mengomunikasikan pihak keluarga dengan manajemen tempat dia bekerja. Salah satunya soal asuransi bagi ahli waris, karena dia meninggal saat berkerja. Semoga juga ada beasiswa bagi pendidikan putra korban. Ini masih diupayakan," terangnya.

Sebelumnya, Suripto diketahui bekerja sebagai satpam di gudang distribusi rokok di ruas Jalan Brigjen Sudiarto, Joyontakan, Serengan, Solo. Dia ditemukan meninggal dunia dengan bercak darah pada Senin pagi (15/11) kemarin.  (rgl/bun/dam) Editor : Damianus Bram
#Perampokan di Gudang Distributor Rokok #Suripto #Satpam Gudang Distribusi Rokok #perampokan #satpam tewas