Melibatkan sejumlah penari, pentas reog dilakukan di Alun-Alun Pengging, simpang tiga Bangak, dan kompleks Pasar Pengging. Hingga akhirnya terkumpul donasi Rp 5.647.000.
Penanggung jawab Paguyuban Reog Kridho Manggolo Hartanto mengaku aksi sosial ini sebagai bentuk simpati terhadap apra korban erupsi. Mereka berharap donasi ini bisa meringankan beban para pengungsi.
“Kami sering mengadakan aksi donasi setiap ada bencana alam. Tadi (kemarin) kami jalan kaki dari simpang tiga Ngangkruk menuju Pasar Pengging sambil menggalang dana. Hasil donasi akan disalurkan kepada korban bencana melalui kantor Kecamatan Banyudono,” terangnya.
Sementara itu, aksi penggalangan dana juga dilakukan kelompok muda-mudi Pengging. Anggota muda-mudi Pengging Totok Sudaryanto mengaku, donasi digelar selama dua hari di area Alun-Alun Pengging, Sabtu-Minggu (11-12/12). Melalui pertunjukan musik serta berkeliling di kawasan wisata pemandian dan kuliner Kali Guyangan.
“Terkumpul Rp 45,5 juta dalam dua hari. Ada juga warga yang memberikan bantuan popok bayi. Bantuan akan segera kami salurkan,” ujarnya. (rgl/fer/dam) Editor : Damianus Bram