Kejadian bermula saat penyewa sepeda motor trail mini, Dimama, menyewakan sepeda motor trail mininya ke salah satu anak perempuan sekitar pukul 08.00. Tanpa menaruh rasa curiga, dia menyewakan sepeda motor tersebut. Malangnya, dia menunggu hingga pukul 20.00, sepeda motor trail mini tersebut tak kunjung dikembalikan.
”Yang menyewa anak perempuan dan masih kecil. Langsung saya sewakan seperti biasa dan gak ada rasa curiga. Karena biasanya selesai bermain sepeda motor mini trail langsung dikembalikan,” jelasnya, Senin (17/1).
Namun, setelah beberapa jam menunggu, anak kecil tersebut tidak ada. Sedangkan sepeda motor trail juga tidak kunjung dikembalikan. Hingga pukul 20.00 tidak ada kepastian sepeda motor trail mininya dikembalikan. Sayangnya, dia belum melaporkan kejadian ini ke polsek setempat.
Sedangkan kasus penyewa sepeda motor trail mini yang membawa kabur ini sudah ramai di media sosial. Hal tersebut lantas disikapi Polsek Banyudono dengan melakukan sosialisasi pada penyewa mainan di sekitar Alun-alun Pengging. Pada pedagang dan penyewa mainan diminta berhati –hati.
”Kami belum menerima laporan kehilangan sepeda motor trail mini yang dialami salah satu penyewa mainan ini,” ungkap Kapolsek Banyudono AKP M. Lukman Efendi.
Meski tak ada aduan yang masuk, polsek tetap bergerak melakukan imbauan serta pendataan terkait persewaan tersebut. Para pedagang dan penyewa diminta untuk berhati-hati dalam menyewakan barangnya. Karena kejadian serupa bisa terjadi lagi.
”Tadi kami sudah perintahkan anggota untuk melakukan imbauan dan pendataan. Karena tadi hujan deras, banyak pengusaha yang menyewakan sepeda motor ataupun mobil mainan masih sepi. Jadi besok akan kami lanjutkan lagi,” terangnya. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram