Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Berwisata Lengkap di Taman Kota Boyolali: Koleksi 272 Arca dan Mini Zoo

Damianus Bram • Senin, 31 Januari 2022 | 01:17 WIB
SARANA EDUKASI: Pengunjung melihat kolam ikan di samping rumah arca Taman Kota Boyolali. Pengelola tidak mengenakan biaya masuk. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
SARANA EDUKASI: Pengunjung melihat kolam ikan di samping rumah arca Taman Kota Boyolali. Pengelola tidak mengenakan biaya masuk. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
BOYOLALI - Penat dengan hingar bingar keramaian kota? Mau cari tempat rekreasi yang menyegarkan dan ramah anak? Ya, taman kota di Jalan Merbabu, Siswodipuran, Boyolali Kota jawabannya.

Taman kota ini tepatnya di barat rumah dinas (rumdin) bupati. Berbagai fasilitas umum juga disediakan, terutama bagi anak-anak kecil. Ada mini zoo, rumah arca, taman bermain, dan lainnya. Pengunjung bebas menikmati tanpa harus merogoh kocek, alias gratis. Taman kota ini telah menjadi jujukan masyarakat sejak 2017 silam di bawah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali.

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau dan Keanekaragaman Hayati DLH Boyolali Suwarno mengamini taman kota barat rumdin bupati memang ramah di segala usia. Berbagai fasilitas umum dibuka untuk masyarakat dan ramah anak. Apalagi dengan konsep minimalis, didukung keanekaragaman hayati dan cagar budaya.

Taman kota ini merupakan pindahan dari Kridanggo, Boyolali Kota pada 2017 silam. Saat itu dilakukan pembangunan simpang siaga patung kuda dan SPBU. Taman, rumah arca, dan mini zoo lantas dipindahkan ke Siswodipuran, Boyolali. Selain lalu lintas yang lebih tenang, fasilitas umum lainnya juga dilengkapi.

”Taman kota ini juga menjadi sarana rekreasi edukasi. Karena mengusung konsep edukasi yakni cagar budaya dan mini zoo. Pengunjungnya dari berbagai usia, rata-rata keluarga yang membawa anak. Kalau weekend bisa ratusan pengunjung dalam sehari,” jelasnya pada Jawa Pos Radar Solo, Jumat (21/1).

Masyarakat bisa mengunjungi taman kota ini secara gratis. Terdapat berbagai jenis satwa, seperti rusa, ikan, burung merpati, kaswari, merak, ayam buras dan lainnya. Selain itu, banyak juga pedagang sayur seperti wortel dan boncis di sekitar lokasi. Sayuran ini biasa untuk pakan rusa. Tak hanya itu, ada juga yang menjual pakan ikan. Harganya cukup murah, yakni Rp 2 ribu perbungkus.

Ada juga rumah arca dengan 272 koleksi. Begitu memasuki area taman, masyarakat akan dihadapkan dengan arca Ganesha berukuran raksasa yang diletakan di atas kolam ikan. Akses masuk ke rumah arca juga melintasi jembatan kecil. Masyarakat akan disapa dengan arca Lingga besar. Baru di dalamnya, berjejer ratusan arca dan batu peninggalan kerajaan kuno.

Juru Pelihara Rumah Arca Boyolali Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng Karminto menjelaskan, rumah arca tidak hanya menjadi tempat untuk penelitian. Namun, juga rekreasi edukasi. Koleksi rumah arca didapat dari berbagai daerah di Boyolali.

”Pengunjung tidak hanya dari peneliti, tapi juga umum. Kami buka secara gratis setiap hari. Mulai pukul 07.30-15.00. Kami juga melakukan pembersihan rutin pada arca-arca, terutama dari debu,” jelasnya. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Wisata di Boyolali #DLH Boyolal #Taman Kota Boyolali