Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali Supana mengatakan, ada empat stadiun yang pengelolaannya telah diserahkan ke rekanan. Yakni stadion atletik di timur Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali; Stadion Kebo Giro, Paras, Kecamatan Cepogo; lapangan training camp di Pusporenggo, Musuk dan lapangan Sumbung.
”Jadi ada dua stadion yang butuh penganangan khusus. Yakni stadion Kebo Giro dan lapangan atletik sirkuit Boyolali. Makanya supaya tetap terawat pengelolaan kami serahkan ke pihak ketiga dalam hal ini Lestarindo,” jelasnya, Senin (28/2).
Perawatan khusus yang dibutuhkan salah satunya untuk tanaman rumput. Stadion Kebo Giro dan atletij menggunakan rumput jenis Zoysia Martella. Rumput ini lebih bagus dibandingkan dengan stadion lain. Dengan kemampuan dan kualitas rumput yang baik. Selain itu, dilengkapi pula drainase untuk resapan air di lapangan. Nilai plus rumput jenis ini bisa dengan mudah meresap air saat hujan.
Selain itu, ada berbagai fasilitas lain yang tersedia. Seperti tribun dan gedung VVIP dengan fasilitas penunjang, berupa kolan untuk berendam, tempat pemanasan pemain, ruang ganti baju dan lainnya. Pembangunan tribun dan gedung VVIP ini memakan anggaran paling besar, yakni Rp 3,6 miliar. Sedangkan sisanya untuk pembebasan lahan, pengadaan rumput dan lainnya.
Stadion seluas 15 hektare ini mampu menampung penonton hingga 12 ribu orang. Terbagi menjadi kelas ekonomi I yang mampu menampung sebanyak 6 ribu penonton, kelas ekonomi II menampung 3 ribu penonton dan kelas VIP mampu menampung 3 ribu penonton. Kemudian ada 12 akses masuk ke dalam stadion. Terbagi menjadi 9 gerbang kelas ekonomi dan tiga gerbang masuk stadion untuk kelas VVIP.
”Jadi nanti akan dikelola pihak ketiga. Terutama perawatan rumputnya. Biaya sewa juga dari sana,” katanya.
Sekedar informasi, harga sewa tiap stadion berbeda-beda. Termasuk fasilitas penunjang yang diterima. Untuk Lapangan Sumbung, harga sewa Rp 4 juta tiap dua jam dan gratis dua dus air mineral. Sedangkan sewa lapangan training camp di Pusporenggo, Musuk Rp 4,5 juta perdua jam. Fasilitas tambahan berupa lapangan latih, ruang ganti pemain, loker pemain, ruang mandi air hangat pemain, area cafe dan tiga dua air mineral.
Kemudian untuk biaya sewa Stadion Kebon Giro senilai Rp 7 juta tiap dua jam. Sedangkan lapangan atletik sirkuit Boyolali biaya sewa sebesar Rp 6 juta tiap dua jam. Penyewa wajib membayarkan down payment (DP) sebesar 50 persen. Maksimal pembayaran dua hari setelah kesepakatan. Lalu pelunasan harus dilakukan sehari sebelum lapangan digunakan. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram