Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jalur Masuk untuk Uji KIR di Boyolali Bakal Lebih Mudah

Damianus Bram • Selasa, 1 Maret 2022 | 15:30 WIB
DIPERBARUI: Uji KIR Dishub Boyolali tahun lalu. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
DIPERBARUI: Uji KIR Dishub Boyolali tahun lalu. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
BOYOLALI – Akses masuk kendaraan untuk pengujian KIR kini lebih mudah. Tak lagi kesulitan mencari lahan parkir maupun mengantre untuk akses masuk uji KIR.

Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali membuka akses masuk satu jalur di sebelah barat Mapolres Boyolali mulai hari ini (1/3). Pihaknya juga akan menerjunkan anggota dalam mengatur lalu lintas kendaraan masuk.

Kabid Pengujian dan Rekayasa Kendaraan Dishub Boyolali Heri Subagya mengatakan,  akses masuk uji KIR dipindahkan di sebelah barat mapolres. Pemindahan telah dicanangkan sejak lama. Namun, persiapan akses masuk kendaraan sempat terkendala normalisasi gorong-gorong yang tersumbat.

”Jadi kami ajukan ke dinas terkait untuk membuat akses masuk kendaraan uji KIR di sebelah barat. Ternyata saat dibongkar gorong-gorongnya tersumbat. Lalu dilakukan normalisasi dulu dan sampai kontruksinya kuat. Setelahnya baru, dibuatkan akses masuk kendaraan dengan badan jalan selebar 5-6 meter. Cukup untuk akses masuk bus dan kendaraan berat,” jelasnya, Minggu (28/2).

Sehingga kendaraan uji KIR akan melewati satu jalur. Yakni pintu masuk di sebelah barat mapolres. Kemudian pemilik kendaraan bisa parkir di tiga line yang disediakan. Heri memastikan area parkir cukup luas dan mampu menampung seluruh kendaraan. Baru setelahnya, pemilik kendaraan mendaftarkan uji KIR yang telah disiapkan di gedung sebelah barat.

Setelah proses uji KIR selesai, kendaraan langsung keluar melalui jalan di timur kantor dishub atau barat sirkuit. Satu jalur uji KIR ini diharapkan menambah kenyamanan dan keamanan. Namun, karena akses masuk uji KIR merupakan jalan masuk kampung. Maka pemberlakuan akses masuk pintu barat hanya berlaku sampai pukul 13.00.

”Uji KIR ada sekitar 35 sampai 45 kendaraan perhari. Jadi kami juga batasi waktunya sampai pukul 13.00, tidak sampai sore. Biar tidak mengganggu warga yang mau mengakses jalan. Lalu area parkir di dalam lingkup dishub dan insyaallah cukup. Kami siapkan tiga line parkir agar tidak mengganggu lalu lintas,” terangnya.

Selain itu, akses masuk uji KIR tersebut sebelumnya difungsikan sebagai lahan parkir. Terutama bagi tamu Polres Boyolali. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Boyolali untuk pembersihan area.

”Kita juga telah berkirim surat, agar anggota tidak memarkirkan kendaraan di area yang dimaksud. Insyaallah besok dah klir. Biasanya memang buat parkir tamu, jadi kita akan siapkan tenaga pengaman dari dishub dan polres,” katanya.

Koordinator Penguji KIR Dishub Boyolali Dhika Prasetyo Jati mengatakan pemindahan lokasi uji KIR dilakukan sejak tahun lalu. Awalnya uji KIR dilakukan di kantor lama, yakni Penggung, Boyolali Kota. Selain itu, Boyolali telah menerapkan alat uji kendaraan berbasis digital. Dengan standar kelayakan juga lebih tinggi. Selain itu, data hasil pemeriksaan otomatis terintegrasi dengan database Dishub Boyolali.

”Begitu pengecekan kendaraan selesai, lolos tidaknya uji KIR secara otomatis dikeluarkan oleh sistem. Jadi kami tak perlu lagi manual. Dipastikan tidak ada data yang ditambah atau dikurangi. Karena secara otomatis datanya dikeluarkan sistem dari alat yang menguji,” terangnya.

Menurutnya, dengan pemeriksaan yang lebih rigit dan standar tinggi. Diharapkan bisa meminimalisasi potensi kecelakaan karena malfungsi kendaraan. Karena kebanyakan kendaraan justru gagal pada pemeriksaan mesin. Selain itu uji KIR akan dilayani sampai selesai. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#dishub boyolali #Uji KIR di Boyolali #Pengalihan Akses Masuk Uji KIR