Kemunculan tiga ekor kera tersebut sempat diabadikan oleh warga setempat. Terlihat duduk di jembatan Madoh, Ngresep, Ngemplak pada Rabu (2/3) lalu. Dalam foto yang beredar, perekam meminta bantuan agar kera-kera tersebut dipindahkan ke habitatnya yang jauh dari pemukiman warga. Keberadaan kawanan monyet ini dirasa meresahkan warga sekitar.
Salah seorang warga setempat sekaligus pengunggah video, Agus mengatakan, foto tersebut telah diambil pada minggu lalu. Namun, keberadaan kera liar ini sering terlihat di pemukiman warga. Dia mengaku tidak tahu jumlah total populasi kera liar yang ada. Termasuk asal kera-kera tersebut.
”Sudah biasa (Terlihat,Red). Kalau kemarin itu yang terlihat cuma tiga ekor. Dulu pernah sampai tujuh ekor. Kami juga tidak tahu populasinya yang ada di sini. Tidak tahu juga asalnya dari mana. Karena lingkungan desa jauh dari hutan maupun perbukitan,” terangnya, Kamis (3/3).
Pemukiman Dusun Madoh memang dekat dengan aliran Kali Pepe. Kawanan kera ini juga sering memakan buah-buahan yang ditanam warga. Namun, tidak pernah ada laporan kera yang berani menyerang warga. Warga setempat sudah biasa dengan kemunculan kera liar ini. Di sisi lain, mereka tetap merasa waswas.
”Warga yang sudah tinggal lama di sini sudah biasa. Tapi khawatir juga karena salah satu pejantannya ada yang memiliki taring cukup panjang. Takutnya kalau sampai diserang dikhawatirkan akan berakibat fatal,” katanya.
Sementara itu, Kabid Damkar Satpol PP Boyolali, Dono Rumekso mengamini telah menerima laporan kawanan kera liar tersebut. Pihaknya lantas menerjunkan tim untuk mengusir kawanan kera dengan anjing penjaga. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram