Kapolsek Musuk AKP Sutoyo menjelaskan, dugaan pencurian motor tersebut terjadi di Pasar Bonluwak, Musuk. Saat itu korban yang merupakan pedagang pasar berangkat sekitar pukul 04.00. Sedangkan sepeda motor jenis Honda Vario diparkirkan di dekat pasar.
”Parkirnya itu sebenarnya tidak jauh dari tempat dia berjualan. Jadi setelah parkir motor, dia sibuk berjualan. Ternyata kunci motornya masih terpasang di sepeda motor,” terangnya, Rabu (9/3).
Korban baru menyadari sepeda motor miliknya raib saat hendak pulang ke rumah. Setelah selesai berjualan sekitar pukul 06.00, korban segera menghampiri motornya. Apesnya, sepeda motor dengan nomor polisi AD 6579 ABD raib. Korban baru menyadari jika kunci motornya tertinggal di sepeda motor.
”Begitu sadar sepeda motornya sudah tidak ada di tempat. Jadi mau pulang sepedanya tidak ada. Korban sudah melapor dan kami tindak lanjuti dengan melakukan olah TKP,” terangnya.
Polisi segera melakukan olah TKP. Korban dan saksi-saksi juga diperiksa dan dimintai keterangan. Terutama tukang parkir yang saat itu bertugas. Sayangnya, tidak ada closed circuit television (CCTV) yang merekam kejadian tersebut.
”Sementara masih dalam lidik dan semoga petunjuk baru. Jadi ini masih kami dalami lagi,” imbuhnya.
Sementara itu, korban Sriyadi merupakan pedagang bakmi. Setiap hari dia berangkat berjualan pukul 04.00.
”Saya sudah tanya tukang parkirnya, katanya nggak lihat (Saat hilang,Red). Saya langsung lapor ke Polsek Musuk. Semoga bisa segera ditemukan, soalnya motor itu masih kredit, belum lunas,” tandasnya. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram