Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo menjelaskan, minibus Hino Dutro dengan nomor polisi AE 7696 S melaju dari arah Solo menuju Semarang. Minibus tersebut mengangkut rombongan dengan 12 penumpang serta sopir minibus, Enggar Tiasto, 25 dan sopir cadangan Amal Kamadi,39.
"Sesampainya di km 477+800 sekitar pukul 18.00, sopir menyadari terjadi konsleting pada mesin. Kemudian menepikan minibus tersebut. Lalu sopir cadangan melihat percikan api dari mesin," jelasnya pada Jawapos Radar Solo, Sabtu (26/3).
Seketika itu, sang sopir membukakan pintu samping kiri mobil dan meminta seluruh penumpang untuk keluar. Para penumpang lantas menjauh dari mobil. Sopir cadangan juga melihat blok mesin mengeluarkan percikan api yang langsung menyambar tangki bahan bakar minyak. Tak berselang lama, api mulai membesar dan menghanguskan mobil beserta isinya. Menyisakan rongsokan rangka minibus.
Selama pemadaman api berlangsung, pihaknya juga membantu evakuasi penumpang. Mereka lantas diamankan ke exit tol Tingkir, Salatiga untuk menunggu penjemputan. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semua penumpang berhasil keluar mobil sebelum api membesar. Untuk penyebab kebaran diduga karena konsleting listrik," katanya.
Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Yuli Anggraeni menambahkan rombongan tersebut melakukan perjalanan dari Pacitan menuju Jakarta. "Ada 12 penumpang dan nihil (Korban,red). Begitu mendapat kabar, kami langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP)," imbuhnya. (Rgl) Editor : Perdana Bayu Saputra