Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Rayakan Tradisi Padusan, Pengunjung Wisata Air di Boyolali Membeludak

Damianus Bram • Sabtu, 2 April 2022 | 03:52 WIB
PADUSAN: Umbul Sungsang, Pengging, Banyudono dipadati pengunjung, Jumat (1/4). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
PADUSAN: Umbul Sungsang, Pengging, Banyudono dipadati pengunjung, Jumat (1/4). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
BOYOLALI – Objek wisata air di Kabupaten Boyolali diserbu pengunjung, Jumat (1/4). Penerapan protokol kesehatan (prokes) terus diwanti-wanti agar tidak kendor.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo di Umbul Sungsang, Pengging, Banyudono, Boyolali antrean wisatawan mengular terjadi sejak bakda duhur. Tiba di bagian dalam umbul, pengunjung tampak asyik bermain air. Tak ketinggalan anak-anak bercanda di Kali Lepen.

Yang paling mencolok, dua orang yang mengenakan kostum Spiderman dan Wondergirl. Mereka ikut menceburkan diri sembara membawa poster bertuliskan "Ayo padusan tetap jaga prokes".

Tidak hanya, dua superhero itu membagikan masker serta snack dan memberikan edukasi prokes.

Rima Kusuma, pemilik salah satu resto di Kali Lepen mengaku sengaja menghadirkan sosok superhero untuk mengingatkan tentang prokes. “Kami bekerja sama dengan superhero untuk mengedukasi prokesnya di sela kegiatan padusan,” jelasnya.

Agus Widanarko yang mengenakan kostum Spiderman menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di masa pandemi.

"Kami membagikan masker, snack dan balon. Memberikan edukasi agar melakukan padusan sesuai prokes," jelasnya.

Pengelola Umbul Sungsang Timbul mengatakan ada tiga kolam untuk padusan. Ada sekitar 500-600 pengunjung. Peningkatan kunjungan wisatawan ini baru terlihat bakda duhur. Semakin sore, wisatawan yang datang juga bertambah banyak. Pengunjung tidak hanya berenang dan bermain air. Namun, juga bersantai di sekitar aliran Umbul Sungsang.

“Tapi tetap masih ramai sebelum pandemi,” ucapnya.

Sementara itu, pengelola Umbul Tirtomarto Wardoyo mengatakan, ada empat umbul yang digunakan untuk padusan, yakni Umbul Ngabeyan, Dudo, Temanten, dan khusus anak-anak. Dia bersyukur pelonggaran padusan tahun ini menjadi penawar setelah dua tahun vakum karena pandemi. (rgl/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Tradisi Padusan #padusan #Umbul Sungsang #Wisata Air di Boyolali