Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bina Petani Milenial Kembangkan Jahe Merah

Damianus Bram • Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:00 WIB
SINERGI: Penyaluran bantuan bibit jahe merah ke petani Urutsewu, Ampel, kemarin. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
SINERGI: Penyaluran bantuan bibit jahe merah ke petani Urutsewu, Ampel, kemarin. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
BOYOLALI – Target menjadikan jahe merah sebagai komoditas unggulan terus dikembangkan. PT Kalbe Farma TBK melalui anak usahanya, PT Bintang Toedjoe mengembangkan pertanian jahe merah milenial. Salah satunya di Desa Urutsewu, Ampel.

Pengembangan program Negeri Jahe Merah ini dirancang oleh Business Unit Bintang Toedjoe Inovasi Natural (BINA). Melalui BINA, PT Bintang Toedjoe berfokus pada bahan baku natural. Mendukung keberlangsungan dan ketersediaan jahe merah. Selain mengenalkan mitra petani milenial, juga memantau langsung kebun jahe.

Kepala Komunikasi Eksternal PT Kalbe Farma Tbk, Hari Nugroho mencanangkan, jahe sebagai komoditas unggulan Indonesia. Program ekosistem jahe merah yang dibangun oleh anak usaha Bintang Toedjoe melalui ekosistem jahe merah diharapkan mendukung kemandirian bahan baku obat di Indonesia. Khususnya yang berbasis herbal.

”Jika Korea punya gingseng, Indonesia punya jahe merah. Kami selalu mempertimbangkan keberlanjutan dalam menjalankan operasional perusahaan. Terutama dampak positif terhadap lingkungan, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan yang terkait. Hal ini demi mencapai tujuan inisiatif keberlanjutan,” terang Hari Nugroho pada kunjungan di ladang jahe, Selasa (9/8).

Head of BU BINA PT Bintang Toedjoe Sari Pramadiyanti menambahkan, menghasilkan jahe merah berkualitas harus dipilih sejak pembibitan. Pihaknya bekerjasama dengan berbagai peneliti menghasilkan benih jahe merah yang terstandarisasi. Serta benih yang konsisten secara genetis. Selain itu, juga menggandeng mitra petani dalam pengembakan komoditas jahe merah.

”Kami melakukan pendataan, edukasi, monitoring dan melakukan kontrol usia panen untuk mendapatkan rimpang jahe merah yang sesuai standar dan terdata atau traceable dan recorded. Begitu siap panen, jahe merah akan disortir, dicuci, dipotong, dikeringkan dan dikemas sehingga siap untuk dikonsumsi atau diolah lebih lanjut," katanya. (rgl/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Pertanian Jahe Merah Milenial #PT Bintang Toedjoe #Negeri Jahe Merah #PT Kalbe Farma Tbk