Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Polisi Benarkan Tersangka Robot Trading Net89 Tewas dalam Kecelakaan di Tol Solo-Semarang

Syahaamah Fikria • Selasa, 15 November 2022 | 23:47 WIB
Kondisi mobil Jazz putih yang dikendarai tersangka dugaan penipuan robot trading Net89, Hanny Suteja yang mengalami kecelakaan di tol Solo-Semarang. Dalam kecelakaan itu, Hanny tewas di lokasi kejadian. (SATLANTAS POLRES BOYOLALI)
Kondisi mobil Jazz putih yang dikendarai tersangka dugaan penipuan robot trading Net89, Hanny Suteja yang mengalami kecelakaan di tol Solo-Semarang. Dalam kecelakaan itu, Hanny tewas di lokasi kejadian. (SATLANTAS POLRES BOYOLALI)
RADARSOLO.ID - Polisi membenarkan tersangka kasus dugaan penipuan robot trading Net89, Hanny Suteja (HS) meninggal dunia dalam kecelakaan di tol Solo-Semarang pada 30 Oktober lalu. HS tewas di lokasi kejadian. Tepatnya di jalan tol Solo-Semarang kilometer (KM) 487+200-B.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Ipda Bambang Nova menjelaskan, kecelakaan pada 30 Oktober lalu melibatkan truk tronton dengan nomor polisi (nopol) DK 8316 LG, yang ditabrak Honda Jazz putih nopol S 1576 TE. Ada satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian atas nama Hanny Suteja.

"Kalau korban atas nama Hanny Suteja yang MD (meninggal dunia) di tol KM 487+200 -B itu betul. Kejadian pada 30 Oktober lalu pada pukul 01.01. Namun, kalau masalah robot trading, kami tidak tahu. Kami hanya penanganan kejadian laka lantasnya saja," jelas Bambang kepada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (15/11).

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, kecelakaan bermula saat kendaraan Honda Jazz melaju dari arah Solo menuju Semarang. Mobil tersebut dikendarai warga Sentanan, Kranggan, Mojokerto, Hannya Suteja dan satu penumpang, Herlina Tiurma Rohani. Mobil melaju di lajur 1 dengan kecepatan kurang lebih 100 kilometer per jam.

Setiba di KM 487/200-B, pengemudi mobil diduga mengantuk. Sehingga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan. Mobil menabrak bagian belakang truk tronton yang dikendarai warga Jembrana, Bali, I Putu Pudi Wirawan yang sedang berhenti di ujung jalan 487/200-B.

Akibatnya, pengemudi mobil tewas di lokasi kejadian. Sementara penumpang mengalami patah kaki kiri dan sempat dirawat di Rumah Sakit Pandan Arang (RSPA) Boyolali. Namun, saat ini sudah kembali ke rumah setelah menjalani perawatan. Pengemudi truk tronton tidak mengalami luka.

"Untuk pengendaran mobil Honda Jazz hanya berdua saja. Kedua korban juga sempat dirujuk ke RSPA. Untuk saat ini, korban selamat sudah kembali ke rumah setelah perawatan," imbuhnya.

Kecelakaan tersebut juga dibenarkan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy. "Saya membenarkan bahwa korban MD dalam laka lantas di tol KM 487 Boyolali atas nama Henny Suteja," ujar dia.

Sebagai informasi, Hanny Suteja telah ditetapkan sebagai tersangka kasus Net89. Dia bersama Reza Paten berperan sebagai sub exchanger di robot trading tersebut. Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubdit II Dirtipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara. Korban penipuan investasi robot trading ini diperkirakan mencapai 300 ribu orang dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 2 triliun. (rgl/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#Hanny Suteja #kecelakaan #robot trading Net89 #tol solo-semarang #tersangka robot trading Net89 kecelakaan #tersangka robot trading Net89 meninggal