Sebagai catatan, Galih mendaftar sebagai salah satu bacakades Manggis. Posisinya berpotensi kandas, karena belum melengkapi surat rekomendasi mencalonkan diri dari atasanya. Tak lain Muhajirin yang menjabat sebagai kades. Menariknya lagi, Muhajiri juga mendaftar sebagai bacakades dengan status petahana.
Padahal tiap bacakades wajib melengkapi berkas persyaratan, paling lambat hari ini. Jika surat rekomendasi dari kades kepada Muhajirin tak kunjung turun, otomatis dia gugur sebagai bacakades.
Kondisi ini membuat massa pendukung Galih murka. Tercatat puluhan massa menggeruduk balai Desa Manggis, kemarin pagi. Di sela aksi, sejumlah massa mengecat jalan depan balai desa dengan kalimat bernada protes. Di antaranya “Ganti Kades”, “Sabar Pak”, dan sebagainya.
Beruntung aksi tersebut berjalan kondusif. Di bawah pengawasan jajaran Polsek Mojosongo dan Sat Samapta Polres Boyolali. Bahkan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali Yulius Bagus Triyanto ikut turun gunung. Berbekal dua kaleng cat, Yullius meminta perangkat desa menutupi tulisan bernada protes di jalan tersebut.
“Mau kondusif tidak pilkadesnya? Saya tekankan, perangkat desa harus menjaga kondusivitas. Panitia dan perangkat harus netral!” tegas Yulius di sela pengarahan kepada perangkat Desa Manggisan usai aksi protes, Selasa (22/11).
Pada kesempatan ini, Yulius memanggil Muhajirin untuk klarifikasi. Kepada Bagas, Muhajirin mengaku memiliki alasan menunda surat rekomendasi Galih. “Ceritanya, banyak rentetan peristiwa gas-gasan (konvoi sepeda motor),” imbuhnya.
Apapun alasannya, Yulius meminta Muhajirin segera menerbitkan surat rekomendasi ke Galih. Selanjutnya, Muhajirin menjanjikan surat rekomendasi turun hari ini, sebelum pukul 14.00. Sehingga Galih bisa mendaftarkan diri ke panitia pilkades.
“Besok (hari ini) saya ke sini lagi. Saya ingin memastikan hasil rapat dilaksanakan Kades Manggis," beber Yulius.
Saat ditanya, Galih mengaku belum menyerahkan surat rekomendasi dari kades. Padahal surat tersebut sudah diminta sejak jauh-jauh hari. Namun hingga H-1 penutupan pelengkapan syarat pendaftaran, surat tersebut tak kunjung turun. “Padahal mintanya sudah lama,” hematnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi, Muhajirin berjanji segera mengeluarkan surat rekomendasi tersebut. “Insya Allah dikuti saja tahapan yang ada. Kelengkapan berkas sampai 23 November,” bebernya. (rgl/fer/dam) Editor : Damianus Bram