Kapolsek Musuk AKP Sutoyo mengatakan, korban memang tinggal sendirian di rumahnya. Sedangkan anak-anaknya sudah menikah dan tinggal terpisah. Sejak tiga hari terakhir, korban sudah tidak terlihat. Lalu anak tirinya, Joko Sriyono asal Pulisen, warga Boyolali Kota menengok ke rumah.
"Iya, Ibu Manyul memang tinggal sendirian. Baru ketahuan saat ada anak tirinya datang mau menjenguk sekitar pukul 17.00 pada Senin (5/12). Ketuk-ketuk pintu, tapi nggak dibukakan. Lalu anaknya tanya ke tetangga sekitar," terangnya pada Jawa Pos Radar Solo, Selasa (6/12).
Bersama warga sekitar, Joko lantas mendobrak pintu depan. Saat itu, korban ditemukan tergeletak di lantai dekat dengan kursi tamu. Sedangkan badan menghadap ke samping. Warga lantas melaporkan hal tersebut ke Polsek Musuk. Kemudian dilakukan evakuasi dan pemeriksaan pada korban.
"Dari pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda adanya penganiayaan. Diperkirakan, korban sudah meninggal 2-3 hari yang lalu. Kalau nggak Minggu mungkin Sabtunya, karena sudah mulai berbau," terangnya.
Sutoyo menambahkan, penyebab kematian dikarenakan sakit tua. Hal tersebut juga dibenarkan oleh pihak keluarga. Sedangkan pihak keluarga sudah menerima dan tidak perlu dilakukan otopsi. Selanjutnya, jenazah korban langsung dimakamkan Senin malam.
"Pihak keluarga sudah menerima, dan menghendaki agar jenazah langsung dimakamkan malam itu juga," imbuhnya. (rgl/ria) Editor : Syahaamah Fikria