Bukan hanya itu, miniature circuit breaker (MCB) lampu penerangan jalan umum (PJU), ikut digasak.
"Kami tidak habis pikir, kalau rusak kan jelas, rusaknya karena apa. Kalau ditabrak, yang nabrak yang mengganti. Lha, kalau hilang (dicuri), kami (dishub) yang mengganti," ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali Arief Wardianta, Rabu (8/2/2023).
Jumlah MCB lampu PJU yang hilang juga tak kalah banyak. Mencapai 44 unit. Mulai dari daya 10 ampere hingga 32 ampere. Yang paling banyak dicuri berdaya 20 ampere dan 16 ampere.
Karena fungsinya cukup vital untuk penerangan jalan, maka dishub langsung menggantinya. “MCB yang hilang sudah kami ganti semuanya. Karena kalau tidak diganti, tidak bisa menyalakan dan memadamkan lampu PJU," katanya.
Tidak berhenti di situ, dishub juga harus menanggung lebih banyak kerugian karena kabel tembaga penyuplai daya lampu PJU ikut dicuri. Total panjanganya 700 meter.
Rinciannnya, pencurian kabel sepanjang 350 meter terjadi di Desa Kedung Lengkong, Kecamatan Simo, Boyolali; di Kali Tlawah, Juwangi sepanjang 300 meter, dan 50 meter kabel di depan PT Zingyang, Desa Jelok, Kecamatan Cepogo. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono