Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Disebut Berstatus ODGJ, Tuntun Motor Curian dari Ampel-Tengaran Semarang untuk Dijual

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 24 Februari 2023 | 03:31 WIB
Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Donna Briadi beri keterangan pers pencurian kendaraan bermotor di mapolres setempat, Kamis (23/2/2023). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Donna Briadi beri keterangan pers pencurian kendaraan bermotor di mapolres setempat, Kamis (23/2/2023). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID-Masih ingat dengan perempuan berpenutup kepala yang mencuri sepeda motor milik Dwi Purwaningsih, warga Karangnongko, Urutsewu, Ampel, Boyolali, Minggu malam (19/2/2023)? Perempuan berinisial KF, 40, itu oleh kepala dusun setempat disebut berstatus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Hasil penyelidikan polisi, sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi H 2309 TV tersebut dituntun oleh KF dari lokasi kejadian menuju rumahnya di Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang yang berjarak sekitar 4 kilometer.

"Pelaku sudah ditangkap dan baru pemeriksaan di RSJD Surakarta. Informasi dari pak kadus (tempat tinggal KF), dia mengalami gangguan kejiwaan," terang Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Donna Briadi, Kamis (23/2/2023).

Sesampainya di rumahnya, KF kembali membawa sepeda motor ke salah satu showroom sepeda motor di kawasan Ampel, diduga untuk dijual. Di tempat inilah KF ditangkap, Senin (20/2/2023).

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan yang memakai penutup kepala terekam kamera menggondol sepeda motor. Dalam rekaman berdurasi 23 detik itu, dengan santainya. pelaku menuntun sepeda motor milik Dwi Purwaningsih dari lokasi parkir di halaman rumah warga setempat.

Padahal kondisi malam itu ramai karena sedang digelar pengajian di dekat lokasi kejadian. “Motor memang nggak dikunci stang. Ketahuannya setelah saya minta anak saya buang sampah sekitar pukul 22.00. Tiba di halaman rumah, sepeda motor sudah tidak ada,” ujar Dwi, Senin (20/2/2023).

“Sebenarnya warga yang sedang pengajian melihat pelaku. Tapi dikiranya kehabisan bensin. Saya sudah lapor polisi. Semoga masih rezeki, itu motor baru beli tukar tambah sebulan lalu. Niatnya dipakai anak buat sekolah,” imbuhnya. (rgl/wa)

  Editor : Tri Wahyu Cahyono
#curanmor #tengaran #Pencurian Motor #odgj #ampel #semarang