Kondisi tersebut mendorong Dirpolairud Polda Jateng menggalakkan program Ikan Selayar alias ikut andil keselamatan berlayar dengan menyerahkan bantuan kepada berupa lifejacket, pelampung, perahu karet, dan peralatan lainnya kepada Polres Boyolali untuk digunakan masyarakat. Terutama yang beraktivitas di Waduk Kedung Ombo (WKO) Boyolali.
Penyerahan bantuan lifejacket dilakukan Dirpolairud Polda Jateng Kombes Pol Hariadi kepada Kapolres Boyolali AKBP Petrus P. Silalahi di Waduk Kedung Ombo (WKO) Kemusu, Boyolali, Rabu (8/3/2023).
Menurut Hariadi, kasus laka air paling menonjol terjadi pada 2021 yang menewaskan sembilan orang akibat tenggelam di kawasan WKO, Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu.
Tak ingin ada kejadian serupa terulang karena kurangnya pengamanan, selama 2021-2023, Ditpolairud Polda Jateng telah membagikan 3.700 buah lifejacket di lokasi wisata air.
“Ada beberapa faktor penyebab laka air. Seperti, kurangnya kepedulian dan kesadaran masyarakat dalam keselamatan beraktivitas di perairan. Misalnya, menaikan penumpang melebihi daya tampung perahu wisata, wisatawan tidak menggunakan alat keselamatan diri, termasuk nakhoda perahu masih di bawah umur yang tidak mempunyai kompetensi di bidangnya," urainya.
Kapolres Boyolali AKBP Petrus P. Silalahi berterima kasih atas bantuan lifejacket dari Ditpolairud Polda Jateng karena sangat bermanfaat bagi warga dan pengunjung WKO.
“Peralatan ini guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Utamanya keselamatan wisata peraiaran di WKO,” jelas dia. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono