Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

6 SD dan 1 SMP di Kecamatan Selo Terdampak Abu Vulkanis, Pembelajaran Tetap Tatap Muka

Tri wahyu Cahyono • Senin, 13 Maret 2023 | 19:10 WIB
Petugas Damkar Boyolali dibantu relawan dan elemen lainnya menyemprotkan air di halaman SDN2 Tlogolele, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali untuk membersihkan abu vulkanis, Senin (13/3/2023). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
Petugas Damkar Boyolali dibantu relawan dan elemen lainnya menyemprotkan air di halaman SDN2 Tlogolele, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali untuk membersihkan abu vulkanis, Senin (13/3/2023). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID-Hujan abu vulkanis dampak erupsi Gunung Merapi masih cukup intens. Awan panas guguran (APG) kembali terjadi, Senin (13/32023) pukul 05.23. Data Disdikbud Boyolali, terdapat enam SD dan 1 SMP di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali terdampak abu vulkanis.

Sekolah tersebut yakni SMPN 2 Selo di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali; SDN 1 Tlogolele dengan jumlah siswa 88 anak; SDN 2 Tlogolele sebanyak 127 anak, SDN 2 Jrakah dengan 129 anak; SDN 3 Jrakah 97 anak; SDN 1 Klakah 135 anak; dan SDN 2 Klakah dengan 96 anak.

Meski demikian, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut tetap berlangsung. Kepala Disdikbud Boyolali Darmanto menuturkan, pihaknya memutuskan tetap melakukan pembelajaran tatap muka karena pembelajaran daring dinilai tidak bisa maksimal.

"Kepala sekolah dan guru tolong mengondisikan agar anak-anak tenang, tetap waspada, tingkatkan koordinasi dengan kades, camat, puskesmas, relawan. Anak-anak wajib pakai masker selama pembelajaran. Tetap tatap muka karena daring tidak bisa maksimal," terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (13/3/2023).

Kepala Desa (Kades) Klakah Marwoto menambahkan, hujan abu vulkanis yang cukup deras kembali mengguyur desanya, Minggu malam sampai Senin dini hari (12-13/3/2023). Padahal, pada Minggu siang sudah dilakukan pembersihan dengan penyiraman air.

Saat ini, abu vulkanis yang mengendap cukup tebal. Mencapai 2 sentimeter. Pihak desa akan membagikan masker ke sekolah-sekolah. "Giat hari ini akan ada pembagian masker ke TK, sekolah-sekolah. Yakni SDN 1 dan 2 Klakah, TK Pertiwi dan TK Perwanida di Dusun Sumber," jelasnya. (rgl/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono
#awan panas guguran #erupsi merapi #gunung merapi #kecamatan selo #kabupaten boyolali #desa tlogolele #hujan abu vulkanis