Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jumlah Pemudik Diprediksi Kuat Membeludak, Polda Jateng Bentuk Satgas Quick Respons

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 29 Maret 2023 | 02:17 WIB
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng Kompol Fadli, Kasatlantas Polres Boyolali, AKP M. Herdi Pratama, perwakilan Jasa Marga Tol Solo-Ngawi, TMJ Jalan Tol Semarang-Solo, dan Damkar Satpol PP mengecek kendaraan rescue jalan tol di Mako Satlantas P
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng Kompol Fadli, Kasatlantas Polres Boyolali, AKP M. Herdi Pratama, perwakilan Jasa Marga Tol Solo-Ngawi, TMJ Jalan Tol Semarang-Solo, dan Damkar Satpol PP mengecek kendaraan rescue jalan tol di Mako Satlantas P
RADARBOYOLALI.COM-Seiring dicabutnya pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), jumlah pemudik Lebaran tahun ini dipastikan naik tajam. Sebab itu, Ditlantas Polda Jateng membentuk Satuan Tugas (Satgas) Quick Respons untuk mengantisipasi fatalitas kecelakaan lalu lintas.

Kegiatan tersebut melibatkan Jasa Marga Jalan Tol Solo -Ngawi dan Trans Marga Jateng (TMJ) Jalan Tol Semarang-Solo. Rapat koordinasi Satgas Quick Respos digelar di Mako Satlantas Polres Boyolali.

Hadir Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jateng Kompol Fadli, Kasatlantas Polres Boyolali AKP M. Herdi Pratama, perwakilan dari Jasa Marga jalan Tol Solo-Ngawi, TMJ Jalan Tol Semarang-Solo, Damkar Satpol PP, PMI dan lainnya.

"Arus mudik ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Volume kendaraan akan bertambah," terang Fadli, Selasa (28/3).

Terkait titik rawan, seluruh kasatlantas di setiap polres akan melakukan pemetaan. Baik di jalan tol maupun arteri. Penentuan titik rawan ini sekaligus menentukan penempatan personel Satgas Quick Respons agar lebih cepat bergerak ke lokasi kejadian.

Fadli mengingatkan agar pengendara memastikan kondisi fisik fit, termasuk kendaraan laik jalan. Ketika merasa lelah, segera beristirahat. Jangan memaksakan berkendara karena sangat berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Traffic manager Tol Semarang-Solo Abas Budiman mengatakan, pihaknya menyiagakan dua armada rescue di jalan tol sepanjang 71,9 kilometer itu. “Didukung enam mobil derek, tiga ambulans dan enam armada patroli,” ujarnya.

Di tempat yang sama, traffic manager Tol Solo-Ngawi Kitri Kinayungan mengatakan, pihaknya menyiapkan alat spreader, cutter, hydraulic rescue ram, lifting bag rescue dan lainnya mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan. “Alat spreader berfungsi merenggangkan dan menjepit besi, cutter ini fungsinya untuk memotong,” pungkasnya.  (rgl/wa)

  Editor : Tri Wahyu Cahyono
#lebaran #lalu lintas #mudik #wquick respons #polda jateng #satgas