Bukannya berhenti dan memberikan pertolongan, pelaku malah melarikan diri. Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut, segera mengejarnya. Setelah tertangkap, massa menggeledah barang bawaan pelaku dan ditemukan celurit.
Karena merasa kesal dengan ulah pelaku yang melarikan diri setelah menabrak pejalan kaki, massa mengeroyoknya.
Kejadian tersebut viral di media sosial. Terpampang foto pelaku yang klenger di tepi jalan dan masih mengenakan hoodie warna abu-abu. Seperti yang dikenakan saat menjarah sepeda motor milik siswa SMPN 2 Mojosongo, Boyolali.
Pada foto yang tersebar di media sosial, nampak pula celurit yang digunakan untuk melakukan kejahatan, serta Honda Beat nomor polisi AD 6039 BD. Pelaku segera diamankan di polsek setempat dan dijemput anggota Satreskrim Polres Boyolali.
"Kami mendapat informasi pelaku kabur ke Salatiga. Kemudian kami kejar. Sampai Salatiga, kami dapatkan info ada kecelakaan yang melibatkan kendaraan dengan ciri-ciri mirip dengan milik korban," terang Kasatreskrim AKP Donna Briadi mewakili Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi pada Selasa (4/4/2023) malam.
Hasil pengecekan fisik sepeda motor, anggota Polres Boyolali memastikan bahwa Honda Beat tersebut milik Eriko, siswa SMPN 2 Mojosongo, Boyolali.
"Kami masih mendalami keterangan pelaku yang diketahui bernama Tanjung Wijanarko, usia 22 tahun, warga Krajan, Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali,” beber kasatreskrim. (rgl/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono