Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan, ada delapan korban meninggal dunia dan enam orang luka ringan. Saat ini masih diidentifikasi. Korban luka masih mendapatkan perawatan di RS Pandan Arang dan RS Indriati.
"Delapan orang meninggal dunia, dan enam orang masih dalam perawatan, dan masih kita lakukan penyelidikan lagi korban-korban yang lainnya. Korban meninggal ada dua orang yang pas kita bawa meninggal ke rumah sakit. Dari enam orang (meninggal,Red) awalnya menjadi delapan orang," katanya.
Direktur RS Pandan Arang Boyolali F X. Kristyandyoko membenarkan korban meninggal dunia dalam kecelakaan di jalan tol Semarang-Solo itu menjadi delapan orang.
"Korban meninggal dunia ada delapan orang. Sedangkan lima orang masih dalam observasi di IGD," katanya.
Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di jalan tol Semarang-Solo, tepatnya di KM 487 +600 jalur Desa Teras, Boyolali, Jumat (14/4) sekira pukul 04.00. Kecelakaan melibatkan delapan truk trailer dan mobil boks. Diduga karena truk trailer pengangkut besi mengalami rem blong dan menggasak tujuh kendaraan lain yang terparkir di pinggir jalan. (rgl/ria) Editor : Syahaamah Fikria