Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Terapkan Layanan OSS, Tak Ada Lagi Kendala Visa Haji di Embarkasi Solo

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 6 Juni 2023 | 03:32 WIB
Ilustrasi PPIH Embarkasi Solo menerapkan layanan OSS. Jemaah langsung menerima dokumen haji pasca pemeriksaan kesehatan di Gedung Jeddah, Senin (5/6). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
Ilustrasi PPIH Embarkasi Solo menerapkan layanan OSS. Jemaah langsung menerima dokumen haji pasca pemeriksaan kesehatan di Gedung Jeddah, Senin (5/6). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)
RADARBOYOLALI.COM-Embarkasi Solo mulai menerapkan layanan one stop service (OSS). Seluruh dokumen penerbangan, baik paspor dan visa, living cost juga gelang identitas diserahkan langsung diawal kedatangan.

Panitia penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo memastikan tak ada lagi kendala visa terlambat. Dengan begitu, Jemaah haji memiliki waktu lebih lama untuk beristirahat.

Layanan OSS mulai diterapkan pada kloter 37 asal Kabupaten Tegal dan Pemalang. Jemaah yang baru turun dari bus langsung diarahkan ke Gedung Jeddah. Dilanjutkan dengan proses pemeriksaan kesehatan tahap akhir.

Setelah dinyatakan sehat dan layak terbang, mereka langsung menerima perbelakalan. Berupa paspor, visa dan dokumen lainnya. Lalu living cost dengan mata uang rupiah Rp 3.003.000, serta gelang identitas haji. Jemaah kemudian diarahkan menuju ke gedung penginapan untuk beristirahat.

Kasi Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi menjelaskan, penerapan layanan OSS sesuai dengan mandat Dirjen Pelayanan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag RI Nomor 185 Tahun 2023.

Layanan ini bertujuan meningkatkan pelayanan ibadah haji. Mulai dari jemaah tiba di Embarkasi Solo sampai penerbangan ke Tanah Suci.

"Untuk jemaah Kloter 37, kami melaksanakan one stop servis atau OSS. Ini merupakan mandatori dari Keputusan Dirjen PHU di mana rangkaian penerimaan jamaah sampai diarahkan ke kamar tidur jemaah dalam satu rangkaian," terangnya, Senin (5/6).

Bagi jemaah haji yang belum lolos pemeriksaan kesehatan 100 persen akan ditindaklanjuti. Termasuk kemungkinan observasi di klinik maupun perlu penanganan khusus serta dirujuk ke rumah sakit.

Diketahui, pada musim haji tahun sebelumnya, penyerahan paspor, living cost, dan gelang identitas diberikan pada jemaah satu jam sebelum penerbangan.

Samsul Hadi, salah seorang jemaah Kloter 37 mengaku senang dengan pelayanan OSS karena lebih cepat. Apalagi jemaah didominasi lansia, sehingga bisa beristirahat lebih lama dan nyaman di asrama haji hingga waktu penerbangan tiba.

"Alhamdullilah dengan adanya OSS ini, layanan jemaah lebih cepat. Karena sekali pemeriksaan selesai, jadi tidak berkali kali, sehingga jemaah istirahatnya lebih banyak, lebih nyaman. Diharapkan membuat jemaah lebih sehat karena tidak terlalu kelelahan untuk persiapan penerbangan,” urainya. (rgl/wa)

  Editor : Tri Wahyu Cahyono
#haji embarkasi solo #visa haji #paspor haji #layanan oss haji