RADARBOYOLALI.COM-Bupati Boyolali M. Said Hidayat dan Dandim 0724 Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Desa Sukorejo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Rabu (12/7/2023).
Ada beragam program yang mencakup fisik maupun nonfisik dengan total alokasi anggaran Rp 729 juta.
TMMD Sengkuyung II akan berlangsung selama 30 hari ke depan dan difokuskan di Desa Sukorejo, Kecamatan Musuk.
"Sasaran terdiri dari fisik dan nonfisik. Untuk sumber dana kegiatan ini berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah senilai Rp 229 juta dan APBD Boyolali Rp 500 juta," jelas Dandim. Kegiatan fisik akan menyasar pembangunan jalan berupa betonisasi sepanjang 1.083 meter dengan lebar lebih dari 4 meter.
Juga menyasar pembangunan talut sepanjang 284 meter dengan lebar 0,45 meter, serta tinggi 0,80 meter.
Adapun kegiatan nonfisik berupa bakti sosial dengan sasaran warga setempat. Ada pula embagian sembako, donor darah, pembagian kitab suci Alquran, serta penyuluhan di bidang hukum, bela negara, kesehatan, ekonomi, pendidikan dan agama serta kegiatan bazar murah.
Bupati Boyolali M. Said Hidayat berharap, TMMD bisa memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat. Dia juga meminta masyarakat bersama-sama mendukung program ini.
Sebab, TMMD memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kabupaten Boyolali, Khususnya Desa Sukorejo, Kecamatan Musuk.
Diantaranya pembangunan jalan untuk mempermudah membuka akses perekonomian di desa.
“Mudah-mudahan TMMD berjalan baik, sehingga output-nya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Boyolali, dan terlebih warga Desa Sukorejo," ucapnya. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono