RADARSOLO.COM-Sebanyak 834 jemaah haji asal Boyolali dan enam petugas haji daerah (PHD) tiba di tanah air.
Mereka berasal dari kelompok terbang (Kloter) 63, 64, 65 dan 66 SOC.
Hanya saja, ada dua jemaah yang harus dirujuk ke rumah sakit, sedangkan 51 jemaah haji yang tergabung dalam tiga kloter tambahan, dijadwalkan tiba di Kabupaten Boyolali 30 Juli dan 3 Agustus.
"Secara keseluruhan, kondisi jemaah haji, Alhamdulillah sehat. Namun, ada dua jemaah masuk rumah sakit. Satu masuk RSUD Dr Moewardi, dan satu lainnya RSUD Simo,” papar Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Boyolali Sauman.
Kemenag Boyolali terus berkoordinasi kembali untuk memantau kesehatan jamaah haji yang dirujuk tersebut.
Terpisah, Kasi Humas PPIH Debarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi mengatakan, jumlah jemaah haji yang wafat bertambah menjadi 117 orang.
Rinciannya, 107 jamaah asal Jateng dan 10 lainnya dari Jogjakarta.
Mayoritas jemaah yang wafat pascaibadah puncak di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) dengan total 84 orang. Sedangkan 33 jamaah lain wafat sebelum ibadah puncak haji di Armuzna. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono