Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Model Baru Uji Praktik SIM C: U-Turn dan Letter S, Dinilai Lebih Aplikatif

Ragil Listiyo • Senin, 7 Agustus 2023 | 20:43 WIB
Petugas Satlantas Polres Boyolali saat memberikan contoh dalam uji praktik SIM C dengan lintasan baru berbentuk huruf S, Senin (7/8).
Petugas Satlantas Polres Boyolali saat memberikan contoh dalam uji praktik SIM C dengan lintasan baru berbentuk huruf S, Senin (7/8).

RADARBOYOLALI.COM - Satlantas Polres Boyolali menerapkan lintasan baru untuk ujian praktik pembuatan surat izin mengemudi (SIM) C, Senin (7/8). Lintasan baru berbentuk letter S ini sebagai pengganti lingkasan angka 8 dan zig zag yang dinilai sulit. Lintasan uji SIM baru ini dinilai lebih aplikatif dan sesuai kondisi lapangan.

Pemohon SIM mulai mempraktikan berkendara dengan sirkuit baru. Dimulai dengan jalan lurus. Kecepatan kendaraan sepeda motor minimal 30 kilometer per jam. Setelah itu, ada akan dua rambu berhenti. Pemohon akan diuji konsentrasinya dalam memahami rambu. Setelah itu, pemohon mempraktikan berputar balik di jalan letter U.

Berlanjut dengan letter S, lintasan baru pengganti angka 8. Lalu berbelok seperti letter U dengan sudut kotak. Setelah itu, pemohon dihadapkan dua cabang jalan dengan letter Y. Sebelumnya, ada marka jalan bertuliskan rem, agar pemohon mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu sein. Jika belum berhasil, pemohon bisa mencoba lagi sebanyak tiga kali.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP M. Herdi Pratama, mengatakan sesuai arahan dari Dirlantas Polda Jateng lintasan uji SIM diperbarui. Sirkuit baru untuk uji SIM mulai diterapkan di Jateng kemarin.

Uji praktik sim roda dua lebih aplikatif, bahkan sesuai dengan kondisi di lapangan. Uji praktik baru ini dimulai dengan jalan lurus. Kemudian ada uji pemberhetiannya, lalu ujian belok di-letter U.

Lalu melintasi jalur berhuf S dan Y. Diharapkan lintasan baru ini memberikan pemahaman pada pengemudi. Agar lebih paham sesuai dengan etika dan tertib berlalu lintas. Pemohon sim juga mendapatkan kesempatan mencoba sampai tiga kali. Kalau gagal, bisa mengulang lagi dihari yang sama.

"Diharapkan peserta uji ini, nanti ketika berkendara langsung di jalan raya nanti lebih paham sistematika tertib berlalu lintas serta menurunkan laka lantas," jelasnya Senin (7/8).

Dia menjelaskan lintasan ujian praktek SIM baru lebih mudah ketimbang lintasan lama. Pemohon tak perlu bermanuver di angka 8 dan zig-zag. Kemudian pada lintasan ini lebih lebar. Jika sebelumnya hanya 1,5 meter, lintasan baru ini lebar jalan sampai dua meteran.

"Tadi kita sudah mengujikan pada beberapa peserta pemohon SIM. Alhamdulillah respon masyarakat positif semuanya. Menyampaikan bahwasannya uji praktik yang baru lebih mudah dikerjakan bagi para pemohon SIM," ujarnya.

Hanya saja, memang masih ada beberapa peserta ujian praktik SIM yang tidak lolos. Bukan karena peserta keluar dari lintasan, melainkan ada sejumlah rambu yang dilanggar. "Seperti saat mau belok di jalur Y. Kan bisa pilih ke kiri atau kanan. Nah itu dia (peserta) tidak nyalakan reting kanan atau kirinya," pungkasnya.

Salah satu pemohon SIM, Muhammad Al Garizi mengamini trek ujian praktik lebih mudah. Dia membandingkan dengan sirkuit lama berhuruf 8 dan zig-zag yang menyulitkan bermanuver. Sedangkan dari lintasannya juga lebih lebar.

"Kalau yang lama itu, (Angka 8 dan zig-zag, Red) dulu saya gagal dua kali. Kalau yang ini (Sirkuit baru) mencoba sekali langsung lulus," imbuhnya.(rgl)

Editor : Damianus Bram
#satlantas polres boyolali #praktik uji sim #lintasan baru uji sim #SIM C