RADARBOYOLALI.COM – Semarak menyambut Hari Kemerdekaan RI Ke-78 bakal meriah. Di Kecamatan Cepogo, akan digelar karnaval dan pentas budaya di 14 desa yang ada. Tak hanya memeriahkan bulan kemerdekaan, tapi juga menggenjot potensi wisata dan perekonomian masyarakat sekitar.
Camat Cepogo, Dwi Sundarto mengatakan, animo masyarakat desa sangat tinggi. Tiap desa menggelar kegiatan budaya, seperti karnaval, pementasan dan lainnya. Ada 15 desa yang ada di Kecamatan Cepogo. Masing-masing desa menggelar event budaya untuk menyemarakkan hari Kemerdekaan RI. Bahkan masyarakat menyambut positif dan guyup rukun.
”Alhamdulillah animo masyarakat bagus. Pada 6 Agustus lalu sudah dimulai Desa Bakulan dengan pentas seni. Lalu, pada 7 Agustus di Desa Sukabumi ada karnawal dan berlangsung meriah,” paparnya pada Jawa Pos Radar Solo pada Selasa (8/8).
Kemudian, di Desa Jelok dan Gubug akan digelar karnaval di hari yang sama, yakni 13 Agustus mendatang. Belum usai, Desa Sumbung dan Genting akan mengadakan pentas seni pada 17 Agustus mendatang. Dilanjutkan dengan Desa Candigatak, Jombong dan Paras yang memeriahkan dengan pentas seni. Lalu di Desa Mliwis akan digelar karvanal. Hajat keempat desa tersebut akan berlangsung pada 19 Agutus mendatang.
Kemeriahan masih berlanjut. Di Desa Cepogo akan digelar karnaval pada 20 Agustus, dilanjutkan pentas seni pada 25-26 Agustus. Di Desa Cabeankunti akan digelar karnaval pada 20 Agustus. Kemudian, di Desa Wonodoyo akan digelar pentas seni selama dua malam pada 19-20 Agustus. Baru, di Desa Gedangan akan digelar pentas seni pada Oktober mendatang.
”Agar kegiatan dalam rangka memeriahkan kemerdekaan RI Ke-78 lebih semarak dan melibatkan sebanyak mungkin partisipasi warga, maka diadakan per desa. Sekaligus meningkatkan perputaran uang dimasing-masing desa,” ungkapnya.
Dwi menambahkan, untuk kegiatan karnaval dan pentas seni tak berhenti untuk seremonial saja. Untuk memacu semangat masyarakat desa, kegiatan tersebut juga dilombakan. Lalu, kecamatan juga mengadalan lomba fotografi hasil jepretan dari ponsel. Lomba fotografi akan dimulai dari 5 Agustus sampai 5 September mendatang.
”Hadiah akan diserahkan pada saat Cepogo Fair, yang Insyaallah dilaksanakan pada 14-16 September di Alun-alun Pancasila. Dengan adanya pelaksanaan pentas seni atau karnaval dimasing-masing desa, harapan kami akan meningkatkan disektor ekonomi secara merata,” tandasnya. (rgl/adi)
Editor : Damianus Bram