Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Belum Sempat Menjarah, Pria Misterius Penusuk Satpam Toko Emas di Ampel Diduga Berusia 20-an Tahun

Ragil Listiyo • Jumat, 29 September 2023 | 05:41 WIB
Toko Emas Sriti di Ampel, Boyolali yang menjadi sasaran percobaan peramporan, dipasangi garis polisi, Kamis (28/9).
Toko Emas Sriti di Ampel, Boyolali yang menjadi sasaran percobaan peramporan, dipasangi garis polisi, Kamis (28/9).


RADARSOLO.COM - Aksi heroik Jasmin, 53, satpam Toko Emas Sriti, depan Pasar Ampel, Dusun Tegalsari, Desa Kaligentong, Kecamatan Gladagsari, Ampel, Boyolali, patut diapresiasi. Jasmin berhasil menggagalkan percobaan perampokan di toko tempatnya bekerja, meski akhirnya dia mengalami luka tusuk di bagian dada dan luka pada dahi, Kamis (28/9). Serta mendapat perawatan intensif di RSUD Pandan Arang, Boyolali.

Suasana mencekam masih terasa di Toko Mas Sriti, Ampel. Polisi sudah memasangi police line dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ceceran darah di lantai keramik toko juga masih terlihat.

Salah satu karyawan Toko Emas Sriti, Eko Mulatsih, 39, tak menyangka tokonya menjadi sasaran percobaan perampokan. Saat itu, toko memang sudah tutup.

Namun, muncul pria misterius yang mengenakan topi dan masker. Pria itu menerobos masuk ke toko. Eko Mulatsih bahkan telah meminta pria itu untuk kembali keesokan harinya. Setelah itu, Eko pun kembali masuk ke dalam toko.

Dia lantas mengunci etalase toko dan mencuci tangan karena akan pulang. Namun, dia mendengar sang satpam, Jasmin, merintih kesakitan.

Eko pun kaget dan langsung mendatangi sumber suara. Pikirnya, pria tak dikenal itu memiliki maksud jahat dan berniat merampok. Dia lantas keluar menuju pintu samping. Betapa terkejutnya Eko saat itu melihat Jasmin yang sudah terluka bersimbah darah.

"Saya lihat satpam, Pak Jasmin terluka kena tusukan pisau. Badan dan mukanya juga berdarah. Langsung saya minta tolong ke orang-orang," ujarnya, Kamis.

Sang satpam langsung ditolong warga. Relawan Kompak Ampel lantas membawa korban ke RSUD Pandan Arang untuk mendapat perawatan.

Lantas, adakah perhiasan yang hilang? Eko menggelengkan kepala.

"Sepertinya pelaku belum sempat mengambil perhiasan yang ada. Kan pintu masuk ke dalam sudah dikunci. Kuncinya dibawa satpan. Nah, pelaku mungkin berusaha merebut kunci dengan melukai satpam," paparnya.

Eko mengaku mengenali ciri-ciri pelaku. Diperkirakan pria itu berusia sekira 20 tahun. Pelaku mengenakan topi hitam, masker dan jaket hitam.

Baca Juga: Truk Angkut Pasir Kucing Seberat 28 Ton Terguling di Tol Solo-Sragen, Warga Semarang Tewas

Diuga pelaku juga sempat mendatangi toko emas tersebut pada Rabu (27/9) sore dengan pakaian yang sama. Saat itu, Eko pun menyuruhnya kembali keesokan hari karena toko sudah tutup.

Saksi mata lainnya, Muqorobin mengatakan, dia tengah menunggu istrinya pulang kerja dari Toko Emas Sriti. Namun, sampai pukul 16.00, sang istri tak kunjung keluar. Saat itulah dia melihat seorang pria berjalan keluar dari toko. Dia tak menyangka, tempat istrinya bekerja habis mengalami percobaan perampokan.

"Pikiran saya, orang yang keluar tadi pelakunya. Saya langsung berusaha mengejar pelaku, tetapi kehilangan jejak. Tak tahu ke mana larinya pelaku tersebut. Karena baru ngeh pas ada yang teriak minta tolong dari dalam (toko,Red)," singkatnya. (rgl/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#satpam #toko emas #pria misterius #perampokan #ampel