Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Polisi Buru Pelaku Penusuk Satpam Toko Emas di Ampel, Diduga Sempat Datangi Lokasi Sehari Sebelum Kejadian

Ragil Listiyo • Jumat, 29 September 2023 | 05:59 WIB
Jasmin, satpam Toko Emas Sriti, Ampel mendapat perawatan di RSUD Pandan Arang Boyolali usai ditusuk pelaku percobaan perampokan, Kamis (28/9).
Jasmin, satpam Toko Emas Sriti, Ampel mendapat perawatan di RSUD Pandan Arang Boyolali usai ditusuk pelaku percobaan perampokan, Kamis (28/9).

RADARSOLO.COM - Polisi masih memburu pria misterius pelaku percobaan perampokan di Toko Emas Sriti, depan Pasar Ampel Boyolali, Kamis (28/9). Aksi pelaku yang menodongkan pisau, juga mengakibatkan Jasmin, 53, satpam toko emas, mengalami luka tusuk di bagian dada dan luka pada dahi.

Jasmin, 53, satpam Toko Emas Sriti di depan Pasar Ampel, Boyolali sempat berebut pisau dengan pelaku perampokan. Dia berhasil menggagalkan percobaan pencurian dengan pemberatan (curat), meski telah mengalami luka tusuk didada pada Kamis (28/9) sore. Korban telah mendapatkan perawatan. Saat ini polisi masih memburu pelaku.

Kapolres Boyolali AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan, korban dan pelaku sempat berebut pisau. Sedari awal, korban sudah menaruh curiga pada gelagat pelaku yang mengenakan pakaian serba hitam itu.

Apalagi saat diminta pulang dan kembali keesokan hari lantaran toko emas, pelaku malah bergeming. Dan tak segera meninggalkan toko.

Dugaan korban pun akhirnya benar terjadi. Pelaku yang berada di luar etalase itu mengeluarkan sebilah pisau dari balik bajunya. Tak disangka, pisau itu langsung ditusukkan ke dada Jasmin sebanyak satu kali. Satpam toko emas yang terletak di Dusun Tegalsari RT/RW 01, Desa Kaligentong, Kecamatan Gladagsari, itu pun tak tumbang. Dia berusaha melakukan perlawanan

"Meski terluka, Jasmin berusaha melawan dan berkelahi dengan pelaku hingga berhasil merebut pisau dan melemparkannya ke dalam area etalase," terangnya.

Pelaku yang panik, langsung melemparkan kursi ke arah korban. Kursi itu mengenai Jasmin membuatnya mengalami luka di dahi. Melihat korban yang mulai limbung, pelaku langsung melarikan diri. Sementara Jasmin langsung dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali untuk mendapatkan perawatan.

Petrus menjelaskan, korban mengalami luka tusuk pada bagian dada dengan kedalaman 1 sentimeter, lebar 1 milimeter dan panjang sekitar 5 sentimeter. Korban mendapatkan perawatan berupa empat jahitan pada luka tusuk dan lima jahitan pada dahi akibat lemparan kursi.

"Saat ini, kondisi korban telah stabil dan dia sadar. Belum ada informasi mengenai kerugian materiil," ucap Petrus.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan identitas pelaku dugaan percobaan pencurian dengan pemberatan (curat) itu.

"Semua pihak yang memiliki informasi terkait kejadian ini bisa menghubungi pihak berwajib. Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku," tegas dia.

Sementara itu, Eko Mulatsih, 39, karyawan toko emas mengatakan, diam engenali ciri-ciri pelaku. Diperkirakan pria itu berusia sekira 20 tahun. Pelaku mengenakan topi hitam, masker dan jaket hitam.

Sebelum kejadian, Eko sempat bertemu dengan pelaku dan memintanya untuk kembali keesokan hari lantaran toko emas sudah tutup

Masih menurut informasi Eko, diduga pelaku juga sempat mendatangi toko emas tersebut sehari sebelumnya, atau Rabu (27/9) sore dengan pakaian yang sama. Saat itu, Eko pun menyuruhnya kembali keesokan hari karena toko sudah tutup.(rgl/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#satpam #toko emas #curas #polres boyolali #perampokan #ampel