RADARBOYOLALI.COM-Hewan ternak yang digembalakan biasanya sapi maupun kambing. Tapi Trisnanto, warga Dusun Malangan, Desa Tanduk, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali menggembalaka lebah madu.
Itu dilakukannya untuk mendongkrak produksi madu.
Trisnanto menggembalakan lebahnya dengan cara berpindah-pindah tempat. Mencari pepohonan rindang khas perbukitan Merbabu.
Pria 37 tahun itu membawa puluhan kotak rumah lebah yang dicat warna-warni. Trisnanto kemudian menempatkannya di bawah pepohonan.
Favoritnya pohon durian, mahoni, dan lainnya. Salah satu titiknya di Jalan Prof Soeharso, Kecamatan Ampel.
Bulan ini, pohon durian memang sedang berbunga dan siap berbuah.
Lebah akan mencari makan dari sari pohon-pohon durian.
Saat ditemui radarboyolali.com, Trisnanto sibuk memindahkan benih dari sarang lilin tempat lebah bertelur ke sarang pembesaran.
Bentuk sarang menyerupai aslinya, namun terbuat dari plastik.
Proses pemindahan benih tersebut guna menampung royal jelly. Indukan lebah akan memberi makan larvanya dengan madu yang didapat dari berburu nektar.
Namun, tidak semua larva lebah dibiarkan tumbuh menjadi pupa lalu menjadi lebah.
"Memang bisa mendapatkan royal jelly dan madu. Tapi menggembalakan lebih ini tidak bisa diprediksi. Tergantung alam," jelasnya, Rabu (11/10/2023).
Jika sedang beruntung karena bunga tanaman bagus, Trisnanto bisa mendapatkan 1 kilogram (kg) royal jelly dalam sepekan.
Sedangkan madunya bisa 1,5 kuintal dalam sebulan. Hanya saja petani lebah dihadapkan pada harga madu yang anjlok.
"Sekarang Rp 40 ribu per kg. Karena mungkin ini lagi musimnya bunga. Sehingga produksi madu lagi tinggi. Untuk royal jelly, turun dari Rp 750 ribu per kg, jadi Rp 600 ribu per kg," terang Trisnanto.
Menggembalakan lebah, imbuhnya, membutuhkan biaya cukup besar. Minimal Rp 3 juta untuk operasional mengangkut kotak rumah lebah dari satu tempat ke tempat lainnya.
Wilayah edar Trisnanto hingga ke Getasan, Kabupaten Semarang dan Pati.
"Tergantung musimnya apa. Kalau sekarang kan musim bunga durian dan mahoni. Jadi di sini (Kecamatan Ampel) banyak. Kalau musim bunga tertentu, bisa ke Pati atau Getasan. Cari musimannya pohon berbunga," urainya.
Hasil penjualan madu, imbuh Trisnanto, sebagian ditabung guna menyiapkan cadangan pakan lebah selama musim penghujan.
Paling tidak dia harus menyiapkan 1,5 ton gula untuk pakan lebah selama musim penghujan.
"Sebetulnya hasilnya (keuntungan) mepet. Tapi mau bagaimana lagi, ya dijalani saja," terangnya. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono