RADARBOYOLALI.COM - Tim relawan gabungan melakukan mop up atau memastikan api benar-benar padam. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Gunung Merbabu menghanguskan ratusan hektare lahan. Proses mop up dilakukan hingga pukul 13.00.
Posko di Dusun Mongkrang, Desa Jlarem, Kecamatan Gladagsari masih ramai. Tiap relawan yang akan naik dilakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu.
Setelah itu, dilakukan briefing terlebih dahulu. Tiap relawan wajib menggunakan sepatu. Sebanyak 58 personil naik sekitar pukul 09.55.
"Semalam sudah hujan semoga bisa mengehentikan api dan sudah padam, kalau ada tunggak (Seresah bara api,Red) segera dimatikan. Kita bisa menuju titik api, kita pantau sampai jam 13.00," ujar petugas dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) saat melakukan briefing.
Tim berasal dari berbagai sektor. Sedangkan warga lokal, menjadi penunjuk jalan. Proses mop up sampai pukul 13.00, dilanjutkan istirahat. Setelahnya dilakukan pemantauan di posko sampai sore.
Kepala Resort Ampel BTNGMb, Ekowati mengatakan kondisi api sudah padam. Dari pantauan mata sudah tidak ada kepulan asap dan titik api.
"Dampak hujan kemarin (29/10) malam. Hujannya kategori sedang sekitar setengah jam, sekitar pukul 21.00," jelasnya. (rgl)
Editor : Damianus Bram