RADARBOYOLALI.COM - Telaten dan pantang menyerah, itulah yang dilakoni Muhammad Mahfud Abdul Ghoni.
Berawal dari membuat teralis besi, warga Dusun Karangjoho, Desa Sembungan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali itu sukses melebarkan sayap bisnis.
Tak hanya terpaku pada pembuatan teralis besi, pria 36 tahun tersebut mencoba peruntungan dengan membuat lemari display.
Kini produknya menjadi langganan perusahaan besar. Ordernya melesat. Bulan ini, Mahfud mendapat banyak pesanan dari perusahaan sepatu di Kabupaten Klaten.
"Awalnya dari bengkel besi, ya (buat) kanopi, baja, meja-kursi dan lain-lain. Kami buka bengkel pada 2013. Bikin lemari displai baru-baru ini," jelas Mahfud kepada radarsolo.com, Senin (13/11/2023).
Lemari display itu dipasarkan melalui marketplace dan dari mulut ke mulut.
Pesanan awal hanya dua sampai delapan buah lemari. Ternyata, produk Mahfud disuka konsumen.
Lemari display tersebut dilengkapi hanger, kaca, lampu LED, hingga televisi LED. “Saat ini ada order 59 buah lemari. Membuat satu lemari butuh waktu tiga hari,” ujarnya.
Harga lemari displai bervariasi. Tergantung ukuran, model, tingkat kerumitan dan motif. Termurah dibanderol Rp 500 ribu dan termahal lebih dari Rp 8 juta.
“Omzet per bulannya ya bisa puluhan juta," kata Mahfud. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono