RADARBOYOLALI.COM - Sebanyak 52 siswa SD swasta di Kecamatan Andong diduga mengalami keracunan massal pasca meminum susu kedelai pada Senin (20/11) pagi.
Puluhan siswa itu mengalami pusing dan mual. Mereka lantas dibawa ke Puskesmas Andong untuk mendapatkan perawatan.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Solo, kejadian bermula saat siswa SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) di Dusun Pelemrenteng Rt 07 Rw 02, Desa Kacangan Andong mendapatkan susu kedelai rasa stroberi. Sebanyak 200 biji susu itu dibagikan pada siswa sekira pukul 09.00.
Hanya saja, sekira pukul 09.30 beberapa siswa mulai mengeluhkan mual-mual dan pusing. Diduga mengalami keracunan, puluhan siswa tersebut lantas dilarikan ke Puskesmas Andong.
Para siswa tersebut mendapatkan perawatan medis. Kondisi para siswa membaik dan mereka diizinkan untuk pulang.
Susu kedelai itu diantarkan oleh penjual katering yang diambil dari daerah Kecamatan Klego. Saat ini, sampel susu kedelai tanpa merek itu akan diperiksa di laboratorium. Guna memastikan penyebab dugaan keracunan.
"Betul, memang terjadi keracunan masal di SD Muhammadiyah PK Kecamatan Andong. Ada 52 siswa kelas 1-5 yang sakit," Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Boyolali, Teguh Tri Kuncoro, Senin (20/11).
Dia menerangkan, gejala dominan yang dialami para siswa berupa pusing, mual, sakit perut dan muntah. Para siswa itu langsung mendapatkan penanganan medis di UGD Puskesmas Andong.
"Dugaan sementara karena mengonsumsi susu kedelai. Jadi anak-anak diperkirakan mulai minum susu pukul 09.00, dan mulai muncul gejala sakit pukul 09.30. Saat ini semua penedrita sudah membaik setelah ditangani di UGD Puskesmas Andong," tandasnya. (rgl)
Editor : Damianus Bram