RADARBOYOLALI.COM- Masa kampanye Pemilu 2024 dimulai akhir November 2023.
Selama tiga bulan masa kampanye itu, kegiatan car free day (CFD) di Kabupaten Boyolali diliburkan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali segera menerbitkan surat pemberitahuan ke instansi terkait.
Kepala Dishub Boyolali Arief Wardianta mengatakan, kebijakan meliburkan CFD selama tiga bulan telah dikoordinasikan dengan sekda dan bupati Boyolali.
Adapun pertimbangannya, pada 28 November 2023 hingga Februari 2024 masuk masa kampanye.
“Ini menjaga agar situasi lebih kondusif. Nanti pas CFD ada massa memakai atribut partai, dompleng di situ, kami penertibannya kan agak susah," terang Arief Wardianta, Jumat (24/11/2023).
Selain itu, selama kegiatan CFD, semua orang bisa masuk dan mengakses kegiatan di sana.
Kadishub Boyolali khawatir jika ada orang-orang yang masuk dan membawa atribut maupun alat peraga kampanye (APK).
"Dikhawatirkan terjadi gesekan antara kami pemkab, mungkin dengan parpol. Nah dengan pertimbangan itu, wis prei (CFD libur sementara,Red) dulu. Pak bupati dawuhnya (perintahnya,Red) begitu," papar Arief Wardianta.
Saat ini, Dishub Boyolali tengah menyusun surat edaran (SE) terkait peliburan CFD.
Surat akan dikirimkan ke penanggung jawab CFD yang terdiri dari Satlantas Polres Boyolali, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin), dan koordinator pengisi.
Nantinya, Disdagperin Boyolali akan membuat surat edaran kepada semua pedagang yang terdaftar resmi sebagai pengisi CFD.
"Ya nanti kami buka lagi, Maret mungkin. Kan 14 Februari tho (coblosan Pemilu 2024,Red), ya nanggung. Maka kami buka Maret sekalian saja. Bukan apa-apa, tujuannya untuk menjaga kondusivitas," ungkap Arief Wardianta. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono