Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Jalan Tol Solo-Jogja Dibuka Mulai Jumat Ini: Hanya 1 Jalur, Bakal Dilewati 15 Ribu Kendaraan

Ragil Listiyo • Jumat, 22 Desember 2023 | 12:45 WIB
Tol Solo-Jogja segmen Kartasura-Karanganom, Klaten siap dilintasi kendaraan mulai Jumat (21/12).
Tol Solo-Jogja segmen Kartasura-Karanganom, Klaten siap dilintasi kendaraan mulai Jumat (21/12).

RADARSOLO.COM – Jalan Tol Solo-Jogja segmen Kartasura-Klaten siap dilintasi kendaraan mulai hari ini (22/12). Diperkirakan, 15 ribu kendaraan akan menggunakan tol fungsional tersebut.

Sejumlah fasilitas juga telah disiagakan untuk memperlancar arus Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

Pantauan Radarsolo.com di lokasi, Kamis (21/12), jalur masuk Gerbang Tol (GT) Banyudono sudah siap. Akses masuk tol itu telah dicor beton dengan lean concreate (LC).

Guardrail di sisi barat dan timur jalan menjadi penanda batas dan keamanan.

Sedangkan pemisah lajur menggunakan rambu tolo-tolo memanjang di sepanjang jalan sampai interchange.

Selama arus mudik kendaraan akan melintasi lajur A. Sedangkan saat arus balik, difungsikan lajur B.

Kondisi jalan di beberapa jembatan masih beda ketinggian. Sehingga goncangan masih terasa.

Di luar itu itu, GT Banyudono sudah mulus.

Ada satu pos pantau untuk petugas. Mengantisipasi jika terjadi kepadatan arus lalu lintas.

Sedangkan rambu-rambu penunjuk jalan telah dipasang. Seperti batas kecepatan, batas tinggi kendaraan dan petunjuk arah.

Pimpinan Proyek (Pimpro) PT JMJ M. Ahdal Masruhin mengatakan, rakor final operasional tol fungsioal telah dilaksanakan.

Kesiapan jalur fungsional dari stasioning (STA) 00 sampai STA 13 mencapai 95 persen.

Pengecekan lapangan H-1 dibuka untuk memastikan hal-hal yang perlu dipenuhi.

"Target kami Kamis malam sudah selesai, sehingga Jumat pagi (22/12) pukul 06.00 bisa kami fungsikan," jelasnya saat ditemui di sela-sela pemantauan tol di GT Banyudono.

Dia mengamini masih ada evaluasi kondisi jalan yang menyebabkan perlambatan. Terutama di pertemuan jalan dengan jembatan.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan smoothing atau penghalusan jalan. Sehingga pengendara bisa lebih nyaman. Serta melengkapi sarana pelengkap jalan.

Selain itu, batas kecepatan maksimal 40 kilometer per jam.

Dia juga akan memasang rambu larangan mendahului.

Kemudian akan dipasang rambu informasi pengarah dari jarak 100-500 meter. Yakni di jalan arteri menuju entrance GT Banyudono.

Sebab, selama fungsional entrance GT Colomadu ditutup. Selain itu, akses masuk ke GT Banyudono telah dipasang portal tinggi maksimal kendaraan. Sehingga hanya kendaraan golongan 1 saja yang bisa masuk.

"Rambu pengarah akan kami pasang, beberapa juga telah dipasang. Kemudian untuk putaran kendaraan, kebetulan di-interchange Kartasura ini bisa semua golongan. Meski dari SKB (surat keputusan bersama) dibatasi ya," terang Ahdal.

"Tapi yang akan masuk ke tol fungsional, dari Kartasura ke arah Karanganom itu tetap golongan 1 yang boleh mengakses," imbuh dia.

Ahdal menambahkan, untuk mengurai kepadatan, telah disiapkan alat pemberi isyarat lalu lintas (Apill) portable.

Rinciannya, tiga Apill di GT Banyudono dan tiga Apill di Karanganom.

Dia juga menyiapkan tim flagman untuk pengarahan arus kendaraan.

Meski demikian, dia meminta agar masyarakat mengecek kondiai kendaraan terlebih dahulu.

Efektivitas waktu, STA 00 menuju Karanganom bisa ditempuh dalam waktu 15-20 menit.

"Prediksinya mencapai 15 ribu kendaraan, mungkin lebih. Kalau data dari teman JSN, entrance-exit (GT Colomadu) itu sekitar 40 ribu saat 22 Desember 2023-3 Januari 2024, rata-rata," ujar dia.

"Berarti seenggak-enggaknya sekitar 45-50 persen (limpahan kendaraan), berarti sekitar 15 ribu - 20 ribu kendaraan yang akan masuk ke kami, diperkirakan seperti itu," imbuhnya.

Fungsional juga dilengkapi derek towing dan ikat. Lalu ada tim patroli, serta dua tim rescue yang dibantu dari Adhi Karya.

Jika ada kendaraan yang kehabisan BBM, akan diisi oleh PT Pertamina dengan datang ke lokasi.

Selain itu, ada toilet ada di beberapa posko di tiap exit dan STA 13.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Agista Ryan mengimbau masyarakat yang ingin mengakses tol fungsional bisa lewat tol Semarang-Solo KM 492, masuk menuju GT Colomadu, baru masuk fungsional.

Sedangkan GT Banyudono bisa diakses hanya kendaraan golongan 1 nonbus.

"Karena untuk Colomadu tidak bisa untuk masuk lewat dari arteri. Untuk arus (fungsional) yang ke arah Klaten dari 22 -31 Desember lajur A. Sedangkan ke arah Semarang (arus balik) ini nanti jalur B pada 1 -3 Januari. Karena GT Banyudono adalah baru," terangnya.

Diketahui, arus keluar dari Jalan Tol Trans Jawa dipecah dua. Yakni, exit dari GT Banyudono hanya dikhususnya kendaraan golongan 1.

Sedangkan kendaraan diatas golongan 1 keluar melalui GT Colomadu.

Terkait hal ini, pihaknya juga menyiapkan petugas yang akan berjaga di pos pantau Banyudono.

Jika terjadi peningkatan arus lalu lintas, maka akan diberlakukan diskresi kepolisian untuk penguraian. (rgl/bun/ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#GT colomadu #arus balik #nataru #jalan #arus mudik #tol solo-jogja