Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Dijenguk Danyonif dan Dandim Boyolali: Arif Diva, Korban Pengeroyokan Oknum TNI Belum Berani Keluar Rumah

Ragil Listiyo • Sabtu, 27 Januari 2024 | 02:18 WIB
Arif Diva (dua dari kanan), Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo (kanan) dan Dayonif 408/SBH Letkol Inf Slamet Hardiyanto (tiga dari kanan).
Arif Diva (dua dari kanan), Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo (kanan) dan Dayonif 408/SBH Letkol Inf Slamet Hardiyanto (tiga dari kanan).

RADARSOLO.COM-Perwakilan TNI kembali menjenguk korban penganiayaan di depan Markas Kompi B 408/SBH Boyolali.

Kali ini, Danyonif 408/SBH Letkol Inf Slamet Hardiyanto dan Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo menyambangi Arif Diva, Jumat (26/1/2024).

Slamet, ayah Diva mengungkapkan, kondisi anaknya mulai membaik. Hanya saja, Arif Diva belum berani keluar rumah. Arif Diva masih merasa waswas ketika melihat orang berseragam TNI.

Sementara itu, Slamet Andono, korban penganiayaan oknum TNI lainnya juga sudah dikunjungi. Bahkan rumahnya di Kadipiro, Desa Genting, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali tengah direnovasi oleh Kompi B 408/SBH dan anggota Kodim 0724/Boyolali.


"Intinya ini murni silaturahmi. Iktikad baik kepada keluarga dan kemanunggalan TNI dan masyarakat semakin kuat,” jelasnya. (rgl/nik)

 

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Dandim Boyolali #oknum tni #danyonif