RADARSOLO.COM- Tak ingin Sungai Kauman di Dusun Kauman, Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, kembali meluap, tim reaksi cepat (TRC) BPBD Boyolali bergerak.
Diketahui, Sungai Kauman meluap akibat aliran suangi tersumbat sampah.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Boyolali, Rima Kusuma Prasetyamingrum mengatakan, pembersihan Sungai Kauman dilakukan sejak 29 Januari.
Pihaknya telah melakukan asesmen awal untuk melihat kondisi sungai.
Tumpukan kayu dan sampah di dua jembatan menjadi penghambat aliran air.
BPBD Boyolali mengerahkan dua alat berat ke lokasi untuk membersihkan sampah yang menggunung.
"Harus pakai alat berat karena banyak tumpukan kayu dan sampah di bawah jembatan," ujar Rima, Kamis (1/2/2024).
Sampah kayu dan batang bambu disisihkan di tepi sungai. Warga yang menbutuhkan bisa menggunakannya.
Untuk sampah rumah tangga dan lumpur, dipindahkan ke lokasi lain. "Semoga tidak terjadi banjir luapan lagi," harap Rima.
Mitro, 58, warga setempat mengapresiasi langkah BPBD Boyolali membersihkan sampah di Sungai Kauman.
Sebab, volume sampah terlalu besar untuk dibersihkan manual.
Selain banjir, masyarakat khawatir akibat sumbatan sampah bisa menjebol fondasi jembatan. "Apalagi jembatan ini sudah tua,” ujar Mitro.
Parjono, relawan Kecamatan Banyudono mengatakan, ada dua titik sumbatan sampah di Dusun Kauman.
"Perkiraan sekitar 10 kubik -an (Sampah) ada. Khawatirnya, kalau banjir lagi, jembatan bisa roboh," tutur dia. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono