RADARSOLO.COM- Pemkab Boyolali membentuk tim Dukungan Elemen Satuan Kerja (DESK) Pemilu dan Pilkada 2024.
Tim ini bertugas mendukung kelancaran penyelenggaraan Pemilu 2024. Salah satunya, memastikan logistik di setiap kecamatan hingga tempat pemungutan suara (TPS) aman.
Ada tiga tim DESK yang berasal dari elemen. Mulai dari bupati dan wakil bupati, sekda, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga ketua DPRD Boyolali.
Tim DESK akan disebar untuk memantau langsung kondisi lapangan dan memastikan kelancaran pelaksanaan Pemilu 2024.
Sekda Boyolali Wiwis Trisiwi Handayani menjelaskan, tim DESK dilantik Bupati Boyolali M Said Hidayat.
Pembentukan tim ini sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 100.3.3.2/ 855 Tahun 2023, tentang Pembentukan Tim dan Sekretariat Tim Desk Pemilu dan Pilkada 2024 di Kabupaten Boyolali Tahun Anggaran 2023.
Pembentukan tim DESK mengacu pada pasal 343 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Bahwa pemerintah daerah wajib memberikan bantuan dan fasilitas sesuai dengan ketentuan perundangan.
Lalu, apa saja implementasi kerja tim ini?
“Pertama kami telah berkoordinasi tentang antisipasi, mitigasi untuk daerah-daerah tempat pemungutan suara (TPS) rawan bencana,” jelasnya, Kamis (8/2/2024).
“Memang ada beberapa kecamatan yang masuk rawan, seperti di Selo (rawan terdampak erupsi Gunung Merapi,Red)," imbuh Wiwis.
Monitoring logistik Pemilu 2024 oleh tim DESK dimulai Selasa-Sabtu (6-10/2/2024).
Begitu logistik kotak suara tiba di setiap kecamatan, tim DESK akan melakukan monitoring.
Tujuannya, memastikan logistik, kotak surat suara yang didalamnya ada surat suara yang tersegel kondisinya aman.
“(Tim DESK) kami bagi jadi tiga tim. Pak Wakil Bupati Wahyu Irawan juga memantau langsung di Kecamatan Sambi," terang Sekda Boyolali.
Hingga Kamis (8/2/2024), distribusi logistik Pemilu 2024 dipastikan aman.
Tim DESK akan bekerja hingga 14 Februari 2024. Berlanjut pada Pilkada yang dijadwalkan November 2024. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono