RADARSOLO.COM- Wisata edukasi religi (WER) Qolbu di Desa Karanggeneng, Kecamatan/Kabupaten Boyolali menjadi jujukan praktik manasik haji dan umrah se-Jawa Tengah.
Sapta Sembada, pengelola WER Qolbu dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali menjelaskan, booking wisatawan yang latihan manasik dan umrah cukup banyak.
Per hari, jumlah wisatawan yang datang rata-rata 1.600 orang. Bahkan baru satu bulan dibuka pada Januari, jumlah pengunjung tembus 46 ribu orang.
Calon jamaah haji maupun pengunjung dengan keperluan manasik itu datang dari kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH).
“Ada juga yang berasal dari majelis atau kelompok pengajian. Mereka melaksanakan praktik ibadah haji dan umrah,” ujar Sapta.
Booking latihan manasik haji ini paling banyak dari wilayah Jawa Tengah. Antara lain Blora, Purwodadi, Semarang, Tegal.
Kemudian Klaten, Jogjakarta, Wonogiri, Puworejo, Temanggung, Kebumen.
Sedangkan dari Jawa Barat, ada dari Cirebon, dan Jatim dari Mojokerto serta Sidoarjo.
Pengenalan ibadah haji dan umrah biasanya dibimbing oleh masing-masing ustad dari kelompok bimbingan.
Namun, jika tidak ada, maka petugas WER Qolbu siap mendampingi untuk praktik manasik.
"Pembimbing akan memberikan penjelasan dan pengarahan (tentang ibadah haji dan umrah)," terang Sapta. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono