RADARSOLO.COM- Di saat TPS lainnya mulai menghitung perolehan suara atau bahkan sudah selesai penghitungan, tapi tidak dengan TPS ini.
Adalah TPS 12 Desa Salakan, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali. TPS setempat baru melanjutkan pemungutan suara sekira pukul 16.30.
Penyebabnya, TPS 12 Desa Salakan mengalami kekurangan surat suara DPR RI sebanyak 100 lembar.
Surat suara susulan baru tersedia sekira pukul 16.00.
Karena surat suara kurang, ratusan warga yang sudah mengantre diminta untuk pulang terlebih dahulu.
Petugas KPPS TPS setempat lalu melaporkan kejadian tersebut ke KPU Boyolali dan ditindaklanjuti dengan mengambil surat suara dari TPS.
Kekurangan surat suara DPR RI di TPS 12 Desa Salakan baru terpenuhi pukul 16.00.
Petugas KPPS dan pengawas TPS segera melakukan rapat pleno dan melanjutkan pemungutan suara pukul 16.30.
“Untuk mengumpulkan menutup kekurangan surat suara sebanyak itu ya butuh waktu," ujar Komisioner Bawaslu Boyolali Agus Marwanto.
Terkait kekurangan surat suara di TPS 12 Desa Salakan dan sejumlah TPS lainnya di Kabupaten Boyolali, Agus mengatakan, teknis pengesetan suara merupakan tanggung jawab KPU.
"Kami nggak tahu pasti kenapa kok sampai kurang sebanyak itu. Tapi kalau pengesetannya kan sudah klir, nggak ada soal. Tapi ketika dibuka (kotak suara), malah kurang," ungkapnya.
Komisioner KPU Boyolali Nyuwardi mengatakan, kekurangan surat suara DPR RI di TPS 12 Desa Salakan dilaporkan pukul 11.00.
KPU Boyolali langsung dicarikan dari TPS sekitar yang tersisa. (rgl/wa)