RADARSOLO.COM- Belasan anggota KPPS di Kabupaten Boyolali yang jatuh sakit pascacoblosan Pemilu 2024 diduga akibat kelelahan.
Komisioner KPU Boyolali Nyuwardi menjelaskan, proses rekapitulasi surat suara memang butuh waktu lama.
Ada beberapa TPS yang selesai menghitung suara pukul 22.00. Bahkan ada yang baru selesai pada subuh.
Bahkan di TPS 12 Desa Salakan, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali yang mengalami kekurangan 100 surat suara, proses perhitungan surat suara baru selesai, Kamis (15/2/2024) pukul 11.30.
Komisioner KPU Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Boyolali Wakhid Toyib menjelaskan, ada kendala soal server sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap) yang sempat down.
Dampaknya, rekapitulasi surat suara di beberapa TPS ikut terkendala dan molor.
Bahkan pada Rabu (14/2/2024) malam, server Sirekap down dan sulit diakses petugas KPPS.
"Memang kendala di Sirekap. Itu (karena) sinyal (internet) ya, down begitu. Dan sebenarnya tidak sini (Boyolali) saja,” ujar Wakhid.
“Tapi kami tetap optimis. Teman-teman yang melapor Sirekap itu sudah mulai bertambah. Alhamdulillah hari ini progresnya sudah bagus dibandingkan kemarin,” imbuh dia. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono