RADARSOLO.COM - Nasib naas dialami Afiqi Fardihansyah, 16. Siswa SMAN 1 Cepogo tersebut meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal pada Senin (19/2) siang.
Korban yang berboncengan dengan temannya menabrak tiang telepon di jalan raya Solo-Selo-Borobudur (SSB).
Tepatnya di Dusun Bulukerto, Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Boyolali.
Informasi yang dihimpun Radarsolo.com, kecelakaan di jalur SSB bermula saat korban dan temannya keluar dari SMAN 1 Cepogo.
Mereka berniat membeli nasi di luar sekolah.
Mereka lantas mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox warna biru dengah berboncengan.
Naas, saat akan kembali ke sekolah, dari arah barat menuju timur, Afiqi diduga menghindari seorang warga yang mencari rumput.
Di jalan yang menurun itu, sepeda motor yang dikendarai korban menghantam tiang telepon di sisi utara jalan.
Korban mengalami luka cukup parah dan dilarikan ke RS Pandan Arang Boyolali.
Polisi juga datang ke lokasi.
"Saya di dalam toko, di belakang, dengar suara 'bruakk'. Saya langsung keluar, niatnya mau bantu. Tapi lihat kondisinya itu sudah parah," ujar Sri Win, pemilik diler di sekitar lokasi kecelakaan
Sementara, menurut Sri Win, kondisi teman yang dibonceng korban baik-baik saja.
"Cuma ditanya bingung, mungkin masih syok," kata dia.
Hal serupa diungkapkan warga setempat, Erwin.
Saat kejadian, dia pulang dari masjid seusai salat Dluhur.
Erwin baru memarkirkan motornya di depan rumah, dan mendengar suara benturan keras.
"Posisi anaknya sudah tergeletak. Yang satu cukup parah, yang satunya sehat, enggak ada luka. Infonya siswa SMAN 1 Cepogo," ucap dia.
Terpisah, Guru SMAN 1 Cepogo, Joko Widodo membenarkan bahwa siswanya terlibat kecelakaan tunggal.
Salah satunya atas nama Afiqi Fardihansyah, siswa kelas X yang dinyatakan meninggal dunia.
"Benar, siswa SMAN 1 Cepogo. Saat ini guru dan teman-teman korban masih melayat di rumah duka, karena pukul 17.00 akan dimakamkan," terangnya. (rgl/ria)
Editor : Syahaamah Fikria