Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Begini Pesan Pj Gubernur Jateng kepada 258 Petugas Haji Daerah

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 5 Maret 2024 | 18:32 WIB
Nana Sudjana saat memberikan arahan dan membuka pembekalan petugas haji daerah 1445 H di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Senin (4/3/2024) malam.
Nana Sudjana saat memberikan arahan dan membuka pembekalan petugas haji daerah 1445 H di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Senin (4/3/2024) malam.

RADARSOLO.COM- Pelayanan paripurna kepada jemaah haji menjadi prioritas Pemprov Jateng.

Saat ini sudah terbentuk 258 petugas haji daerah (PHD) untuk melayani jemaah haji tahun 1445 H/2024 M.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana berpesan kepada 258 petugas haji daerah (PHD) memberikan pelayanan terbaik.

“Oleh karena itu, petugas haji harus mempersiapkan fisik dan psikis. Mental harus kuat. Penting juga untuk memahami tugas, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas," kata Nana Sudjana.

Pesan tersebut disampaikan Nana Sudjana saat memberikan arahan dan membuka pembekalan petugas haji daerah 1445 H di Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali, Senin (4/3/2024) malam.

Menurut Nana, kesiapan petugas haji sangat diperlukan untuk memastikan pelayanan kepada jemaah haji dapat dilakukan dengan baik.

Mulai dari pemberangkatan, saat beribadah atau berada di Tanah Suci, sampai kembali lagi ke tanah air.

"Pelaksanaan haji akan dimulai (dengan pemberangkatan) kloter pertama pada 11 Mei 2024. Jadi waktu tinggal dua bulan, sehingga dari awal kita sudah lakukan pembekalan,” ucapnya.

Ratusan petugas haji daerah tersebut terbagi menjadi tiga. Yaitu 81 orang pelayanan ibadah, 100 orang pelayanan umum, dan 77 orang pelayanan kesehatan.

Seluruh petugas haji yang terpilih telah melewati beberapa proses seleksi.

Sementara jumlah jemaah haji asal Jawa Tengah pada 2024 ini sekitar 30.377 orang.

Jumlah tersebut didominasi oleh jemaah haji berumur 56-65 tahun. Juga setidaknya terdapat 13 jemaah haji dengan rentang usia 96-103 tahun.

Nana Sudjana menjelaskan, berdasarkan data jemaah haji 2023, setidaknya ada sekitar 80 jemaah haji asal Jawa Tengah yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji.

Hal itu menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

"Jadi untuk pembekalan petugas haji ada penambahan hari. Sebelumnya 1 hari sekarang dilaksanakan empat hari," jelasnya.

Nana Sudjana berharap, selama pembekalan, seluruh petugas haji daerah dapat memanfaatkan untuk memperdalam pengetahuan tentang haji.

Terlebih petugas haji tahun ini mayoritas baru pertama menjadi petugas yang melayani jemaah haji.

"Kami berikan motivasi dan semangat. Di samping mendapatkan amanah melayani tamu Allah, mereka juga akan melaksanakan ibadah haji. Jadi harus bertugas dengan tanggung jawab serta bekerja dengan ikhlas," beber Pj gubernur Jateng.

Nana Sudjana juga meminta Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Otoritas Bandara dan Maskapai Embarkasi SOC (Solo) agar memastikan pemberangkatan jemaah haji dapat berjalan seefektif mungkin.

Dengan persiapan matang, kelancaran penyelenggaraan ibadah haji bisa lebih maksimal. Khususnya yang diberangkatkan dari Embarkasi Solo (SOC). (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#pelayanan #pj gubernur #pemprov jateng #Nana Sudjana #Petugas Haji Daerah