Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Boyolali Berduka: Dilanda Longsor, Banjir, dan Angin Puting Beliung

Ragil Listiyo • Minggu, 10 Maret 2024 | 22:27 WIB
Material longsor tebing setinggi 20 meter merusak rumah warga Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
Material longsor tebing setinggi 20 meter merusak rumah warga Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.

RADARSOLO.COM- Bencana hidrometereologi hampir merata di Solo Raya. Termasuk di Boyolali.

Mulai dari tanah longsor, banjir, dan angin kencang.

Kepala BPBD Boyolali Suratno menungkapkan, ada belasan titik bencana alam.

Di Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali terjadi longsor. Menimpa rumah Suharno dan Paiman.

"Berdampak pada teras rumah dan sebuah sepeda motor yang tertimbun. Tidak ada korban jiwa. Kerugian materiil diperkirakan Rp 15 juta," jelasnya, Minggu (10/3).

Serupa terjadi di Desa Talakbroto, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.

Berlanjut di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.

Di Kecamatan Seko, Kabupaten Boyolali, longsor menimpa rumah Suwaji, 68, dan Dirjo, 65, warga Dusun/Desa Samiran.

Bencana longsor juga melanda tebing di jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB), Minggu 10/3/2024) pukul 02.00.

Ada empat titik jalur SSB yang longsor. Yakni, di Desa Genting, Samiran, Tritis, dan Utara Pasar Gebyok Desa/Kecamatan Selo.

Di Desa Samiran, tebing setinggi 20 meter longsor. Material longsor mencapai sepanjang 15 meter, lebar 10 meter dan tebal 1 meter.

Musibah yang sama terjadi di Desa/Kecamatan Selo. Material longsor menutup seluruh akses jalan di desa setempat.

"Menimbulkan kemacetan arus lalu lintas di jalur SSB. Berpotensi terjadi longsoran baru. Bisa menyebabkan jalur SSB putus. Kami koordinasikan dengan BPBD Jateng dan Bina Marga Jateng," terang Suratno.

Arus lalu lintas dari arah timur yang menuju SSB dialihkan ke Simpang PB Selo. Sedangkan dari arah barat dilewatkan jalan desan.

 Di Desa Gedangan, Kecamatan Cepogo terjadi tanah longsor rumpun bambu. Menimpa kandang ternak milik Kartorejo, 70.

"Pembersihan material longsor membutuhkan alat berat," jelaska kepal BPBD Boyolali.

Sepeda motor milik warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali terdampak longsor.
Sepeda motor milik warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali terdampak longsor.

Adapun pohon tumbang terpantau di Jalur SSB Desa Genting, Kecamatan Cepogo.

Berikutnya di Desa Tritis, Kecamatan Selo. Di Kecamatan Boyolali terjadi di Kebontimun, Kiringan.

Sementara itu, gedung SDN Lencoh, Kecamatan Selo juga terdampak banjir.

Air bercampur lumpur masuk ke ruang kelas dan ruang guru.

Belum berhenti, angin puting beliung menyapu Dusun Bendo Legi RT 14 RW 04, Desa Cluntang, Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali.

Menyebabkan kerusakan rumah Biyanto, warga setempat.

Puting beliung juga terjadi di Dusun Sugih Waras, Desa Jlarem, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. (rgl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#bencana #Boyolali #banyudono #hidrometereologi #banjir #cepogo #longsor