Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Antisipasi Kasus DBD Meledak, Ini Upaya Dinkes Boyolali

Ragil Listiyo • Senin, 11 Maret 2024 | 01:30 WIB
Dinkes Boyolali melakukan fogging untuk melengkapi gerakan pemberantasan sarang nyamuk.
Dinkes Boyolali melakukan fogging untuk melengkapi gerakan pemberantasan sarang nyamuk.

RADARSOLO.COM- Penyebaran demam berdarah dengue (DBD) tak bisa dianggap enteng.

Tidak sedikit pasien yang tak tertolong akibat DBD yang disebarkan oleh nyamuk aedes aegypti.

Di Kabupaten Boyolali, upaya penanganan DBD tak hanya melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Dinkes Boyolali dan kader kesehatan juga melakukan fogging di lokasi dengan temuan kasus DBD.

Salah satunya di Dusun Kiyaran RT 07, Desa Gombang, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali.
Di Desa Gombang tercatat empat kasus DBD yang menyerang warga setempat.

Kepala Puskesmas Sawit Yeni Maharani mengatakan, Dinkes Boyolali telah melakukan penyelidikan epidemiologi di wilayah tersebut.

Upaya yang sudah dilakukan dengan menggencarkan PSN. Dibarengi dengan fogging.

"Kondisi empat pasien DBD sudah sembuh semua. Selain di Dusun Kiyaran, Desa Gombang, DBD juga ditemukan di desa lain,” ujar Yeni, Minggu (10/3/2024).

"Inti pengendalian DBD adalah dengan 3M plus. Menguras, mengubur, menutup. Plus pemberian abate dan ikanisasi di tempat penampungan air," tambahnya.

Kusnadi, warga Desa Gombang menjelaskan, fogging dilakukan di seluruh sudut permukiman padat penduduk.

Dia merasa tenang dengan gerakan fogging dari Puskesmas Sawit.

"Harapan kami, masyarakat lebih diedukasi dalam hal pemberantasan sarang nyamuk," pintanya. (rgl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kecamatan sawit #desa gombang #dinkes boyolali #DBD