Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kenali Gejala Leptospirosis yang Renggut Nyawa Warga Boyolali dan Kota Solo

Ragil Listiyo • Senin, 25 Maret 2024 | 00:04 WIB
Kencing tikus yang tercemar bakteri leptospira dapat menyebarkan leptospirosis.
Kencing tikus yang tercemar bakteri leptospira dapat menyebarkan leptospirosis.

RADARSOLO.COM- Penyakit leptospirosis tidak bisa dianggap sepele. Telat penanganan, nyawa taruhannya.

Diketahui, satu warga Kota Solo dan Kabupaten Boyolali meninggal dunia akibat zoonosis tersebut.

Merujuk catatan Dinkes Boyolali, hingga pertengahan Maret 2024, tercatat dua kasus leptospirosis dengan satu pasien meninggal dunia.

Sedangkan pada 2023, terjadi 15 kasus leptospirosis dengan empat pasien meninggal dunia.

Pada 2022, leptospirosis di Kabupaten Boyolali sebanyak 17 kasus dengan tiga pasien meninggal dunia.

Berkaca dari kasus tersebut, Kepala Dinkes Boyolali Puji Astuti mewanti-wanti masyarakat ekstrawaspada.

Gejala leptospirosis bisa diketahui ketika muncul panas tinggi, nyeri kepala, nyeri perut, nyeri otot dan lainnya.

Namun, ada gejala khusus yang hanya ditemui pada penyakit ini, yakni nyeri otot bagian betis.

Ketika terinfeksi bakteri leptospira varian mematikan, gejalanya sedikit berbeda.

Mirip penyakit hepatitis B hingga gagal ginjal. Yakni mata dan tubuh menguning dan mengalami gagal ginjal. Infeksi ini juga memicu komplikasi yang bisa menyebabkan kematian.

"Imbauan kami, selalu terapkan pola hidup bersih sehat. Jaga imunitas diri dengan makanan yang bergizi,” pesan Puji.

“Cepat periksa ke fasilitas pelayanan kesehatan bila ada keluhan atau gejala. Informasikan keluhan sebenar-benarnya kepada tenaga kesehatan, jangan ada yang disembunyikan," imbuh kadinkes Boyolali.

Puji juga telah mewanti-wanti ke petugas puskesmas memantau lebih detail pada pasien dengan keluhan demam.

Entah itu demam biasa, demam berdarah dengue (DBD), tifus dan lainnya (termasuk yang mengarah ke leptospirosis,Red).

Lalu apa itu leptospirosis? Informasi dari berbagai sumber, leptospirosis adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira interrogans.

Bakteri tersebut dapat menyebar melalui darah atau urine hewan yang telah terinfeksi.

Bisa lewat kencing tikus dan sebagainya. Sebab itu, petani yang kerap beraktivitas di lahan persawahan harus ekstrahati-hati. (rgl/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Boyolali #leptospirosis #ciri ciri #kota solo #gejala #Leptospira