Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Mbah Ngatmorejo, Calon Jamaah Haji Paling Sepuh Asal Boyolali: Berusia Hampir 1 Abad, Tetap Semangat Berangkat ke Tanah Suci tanpa Didampingi Keluarga

Ragil Listiyo • Rabu, 24 April 2024 | 01:20 WIB

Ngatmorejo, Warga Dusun Pulutan, Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Boyolali menjadi calon jamaah haji paling sepuh.
Ngatmorejo, Warga Dusun Pulutan, Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Boyolali menjadi calon jamaah haji paling sepuh.
 

RADARSOLO.COM–Tak lama lagi tiba musim haji 2024. Persiapan ibadah haji terus dimatangkan.

Calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Boyolali mulai mengikuti pembekalan manasik haji di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Boyolali Kota, Selasa (23/4/2024).

Dari ratusan CJH asal Kabupaten Boyolali, terdapat satu yang paling sepuh.

Adalah Ngatmorejo, 98. Di usia senjanya, Ngatmo masih energik.

Berkacamata hitam dan peci hitam, Ngatmorejo bersemangat mengikuti manasik Haji.

Warga Dusun Pulutan, Desa Kebonan, Kecamatan Karanggede, Boyolali ini akan berangkat haji seorang diri.

"Alhamdulillah senang (Bisa berangkat haji,Red), daftarnya 2017. Saya datang manasik dan akan berangkat haji sendirian," ungkap Ngatmorejo, Selasa (23/4/2024).

Niat Ngatmorejo berangkat ke Tanah Suci sudah dipersiapkan sejak belasan tahun silam.

Meski berusia hampir satu abad, Ngatmorejo tetap sehat dan fit.

"Resepnya tidak ada, Lillahi Ta 'Ala siap berangkat. Saya bertani. Nyelengi sekedik-sekedik (menabung sedikit demi sedikit,Red). Setiap panen ditabung untuk keperluan haji," ungkapnya.

Sementara itu, CJH termuda adalah Romi, 23. Warga Perum Galaxy Permai, Boyolali Kota ini berhaji menggantikan orang tuanya yang sudah meninggal dunia.

"Beliau mendaftar haji pada 2012, namun meninggal 2019 lalu," ujarnya.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Boyolali Taufiq Rahman menjelaskan, Kabupaten Boyolali mendapatkan kuota haji sebanyak 875 jamaah.

Dari jumlah tersebut, hanya 30 CJH yang berusia diatas 60 tahun.

Dalam kegiatan manasik, Taufiq memastikan kesehatan seluruh CJH layak untuk diberangkatkan ke Tanah Suci.

"Semuanya sudah dinyatakan Istithaah. Sudah melunasi (biaya perjalanan ibadah haji 2024)," ungkapnya.

Manasik haji selama dua hari, imbuh Taufiq, menjadi bekal bagi para CJH agar lebih memahami prosesi ibadah haji. (rgl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Boyolali #calon jamaah haji #cjh