RADARSOLO.COM - Sebanyak 875 calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Boyolali mengikuti manasik haji di Wisata Edukasi Religi (WER) Qolbu, Rabu (1/5/2024).
Mereka mengikuti praktik ibadah haji secara lengkap.
Dengan berpakaian ihram, ratusan CJH antusias melaksanakan praktik rukun, wajib, sunah haji maupun umrah.
Mereka mendapat pembimbingan tentang aktivitas saat tiba di Arab Saudi hingga pulang ke tanah air.
Untuk memaksimalkan praktik ibadah haji, para CJH dibagi berdasarkan kecamatan sesuai domisili.
Dengan begitu, instruktur dapat lebih mudah memberikan bimbingan kepada CJH. Para CJH juga bisa bertanya langsung jika ada hal yang belum dimengerti.
Pantauan radarsolo.com, para CJH dengan serius mempraktikan simulasi prosesi ibadah haji di Makkah dan Madinah.
Mulai dari tawaf dengan mengelilingi miniatur Kakbah, sa'i berlari-lari kecil dari miniatur bukit Shafa ke Marwa.
Termasuk simulasi wukuf, yakni sholat berjamaah, khotbah wukuf, hingga melafalkan doa-doa. Tidak ketinggalan lempar jumrah.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Sauman Kemenag Boyolali mengatakan, manasik haji ini merupakan rangkaian persiapan sebelum CJH diberangkatkan ke Tanah Suci.
Sebelumnya, Kemenag Boyolali telah memberikan materi manasik selama dua hari di Gedung IPHI Boyolali kepada CJH.
"Dan hari ini dilaksanakan praktik langsung. Harapannya, materi yang diberikan di kelas, bisa dipraktikkan secara pribadi, secara bersama-sama dalam rangka untuk melaksanakan ibadah haji sesuai syariat Islam," ungkap Sauman.
Diketahui, total CJH dari Boyolali sebanyak 875 orang. Dari kuota tersebut, hanya 30 orang yang berusia di atas 60 tahun. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono