RADARSOLO.COM–Tidak banyak bicara, tapi langsung aksi melestarikan ekosistem Waduk Cengklik, Boyolali.
Itulah yang dilakukan Slamet, 32. Warga Desa/Kecamatan Banyudono, Boyolali ini beraksi secara mandiri menebar 9.000 ekor benih ikan nila.
Slamet membeli ribuan ekor benih ikan nila dari Magelang senilai Rp 3 juta.
Ikan-ikan itu kemudian diwadahi kantong plastik.
Menggunakan rakit bambu, Slamet membuka satu per satu kantong plastik lalu melepaskan benih ikan ke Waduk Cengklik.
"Saya pembudidaya lumut. Tebar benih ikan ini sebagai bentuk syukur atas nikmat alam yang diberikan Tuhan," ungkapnya, Senin (20/5).
“Kalau kita baik dengan alam, alam pun pasti memberikan yang terbaik untuk manusia," tambahnya.
Di lain sisi, Waduk Cengklik bukan hanya sebagai spot memancing.
Tetapi juga menjadi sumber pendapatan para nelayan.
Slamet berharap, benih ikan yang dia sebar dapat menambah populasi ikan di Waduk Cengklik.
"Lama kelamaan, populasi ikan semakin menyusut. Makanya saya tebar benih ikan," terangnya. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono